JAKARTA, – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menjadi momen favorit masyarakat untuk bepergian jarak jauh, baik mudik maupun berlibur bersama keluarga.Namun, di tengah persiapan rute dan jadwal perjalanan, satu hal krusial kerap luput dari perhatian, yakni kondisi ban kendaraan.Ban menjadi satu-satunya komponen mobil yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Karena itu, memastikan kondisinya prima sebelum perjalanan panjang sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara, terlebih saat menghadapi cuaca hujan yang berpotensi meningkatkan risiko jalan licin.Deputy Head of OE Sales PT Bridgestone Tire Indonesia, Fisa Rizqiano, mengatakan pemeriksaan ban sebaiknya dilakukan secara menyeluruh sebelum libur Nataru. Ada beberapa hal mendasar yang perlu diperhatikan pemilik kendaraan.Baca juga: Libur Nataru Lewat Tol, Ini Cara Isi Saldo e-Toll Lewat Ponsel"Pertama, pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan. Tekanan rendah bisa membuat ban cepat aus dan boros bahan bakar, sedangkan tekanan terlalu tinggi mengurangi traksi serta kenyamanan,” ujar Fisa, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu .dok. Bridgestone Indonesia Tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan yang tertera di sisi pintu pengemudi. Selain tekanan, ketebalan tapak ban juga menjadi faktor penting. Menurut Fisa, tapak ban yang sudah menipis sangat berisiko, terutama saat melintasi jalan basah atau tergenang air."Ketebalan tapak ban minimal harus 1,6 mm. Perhatikan indikator keausan ban (Tread Wear Indicator/TWI). Apababila alur ban sudah menyentuh tonjolan indikator, berarti ban aus dan perlu segera diganti. Ban aus sangat berisiko selip, terutama di jalan basah,” katanya.Ia juga mengingatkan agar pengendara memperhatikan pola keausan ban. Keausan yang tidak merata bisa menjadi tanda adanya masalah pada kaki-kaki atau spooring kendaraan.“Perhatikan juga apakah ban mengalami keausan tidak merata. Kondisi ini bisa menimbulkan kebisingan, getaran berlebih, dan menurunkan kenyamanan di perjalanan jauh,” kata Fisa.Tak kalah penting, pemilik kendaraan diminta mengecek kondisi fisik ban secara visual. Retakan, benjolan, hingga kerikil yang terselip di alur tapak ban bisa berdampak pada performa ban saat digunakan.TAM Ilustrasi ban aus."Retakan atau benjolan pada ban berpotensi menyebabkan pecah ban. Sementara kerikil yang menempel di alur tapak bisa mengurangi daya cengkeram, terutama saat hujan,” ucapnya.Terakhir, Fisa mengingatkan kesiapan ban cadangan yang sering kali terabaikan. Padahal, ban cadangan berperan penting saat kondisi darurat di perjalanan."Untuk mobil dengan mesin konvensional (Internal Combustion Engine/ICE), ban cadangan idealnya memiliki tekanan 5–10 psi lebih tinggi dari standar untuk mengantisipasi penyusutan,” ucap Fisa.Baca juga: Arus Libur Natal Mulai Terjadi, Jasa Marga Imbau Hindari Jam PuncakDengan melakukan pemeriksaan ban secara menyeluruh sebelum berangkat berlibur, bisa meminimalisir risiko gangguan di perjalanan.Langkah sederhana ini menjadi bekal penting agar perjalanan liburan tetap aman, nyaman, dan bebas dari kejadian tak diinginkan.
(prf/ega)
Cek Kondisi Ban Kendaraan Agar Perjalanan Libur Nataru Aman
2026-01-12 07:03:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:02
| 2026-01-12 05:55
| 2026-01-12 05:45
| 2026-01-12 04:58










































