BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Petir 25 Desember 2025, Cek Wilayah Berpotensi Terdampak

2026-01-14 05:50:11
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Petir 25 Desember 2025, Cek Wilayah Berpotensi Terdampak
- Masyarakat yang berencana beraktivitas di luar ruangan saat libur Natal, Kamis , diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas bervariasi, termasuk hujan lebat disertai petir, akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.Peringatan dini tersebut disampaikan BMKG melalui akun resmi @infobmkg.Prakiraan cuaca ini berlaku untuk wilayah Indonesia bagian barat, tengah, hingga timur.Baca juga: Siklon Tropis Grant Menguat, BMKG Waspadai Gelombang Tinggi di JabarBMKG memprakirakan hujan lebat yang disertai kilat dan petir berpotensi terjadi di sejumlah kota besar.Wilayah yang masuk dalam kategori ini antara lain Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Pontianak, dan Banjarmasin.Di wilayah timur Indonesia, potensi hujan petir juga diprediksi melanda Kupang dan Kendari.BMKG mengimbau masyarakat di daerah tersebut untuk mewaspadai potensi gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem.Baca juga: Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 25-26 Desember 2025, Mana Saja?Selain hujan lebat, BMKG mencatat potensi hujan dengan intensitas sedang di Sorong dan Merauke.Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota di Pulau Jawa dan wilayah lain.Kota-kota yang berpotensi diguyur hujan ringan antara lain Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Medan, Padang, Palembang, Palangkaraya, Makassar, Manado, Ambon, hingga Jayawijaya.BMKG juga menyoroti potensi gangguan jarak pandang di beberapa wilayah.Kota Palu diprakirakan mengalami kondisi berasap atau berkabut yang dapat mengganggu visibilitas.Sementara itu, Pekanbaru berpotensi mengalami udara kabur.Adapun Denpasar, Mataram, dan Gorontalo diprakirakan akan tertutup awan tebal sepanjang hari.Dengan potensi hujan yang bervariasi dari ringan hingga lebat, BMKG mengimbau masyarakat menjadikan prakiraan cuaca sebagai acuan dalam menyusun rencana perjalanan dan aktivitas harian.Langkah ini penting untuk meminimalkan risiko gangguan maupun hambatan selama libur Natal 2025.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-01-14 04:49