Harga Pangan Merangkak Naik Jelang Nataru, Mentan Bakal Operasi Pasar

2026-01-12 07:04:55
Harga Pangan Merangkak Naik Jelang Nataru, Mentan Bakal Operasi Pasar
JAKARTA, - Harga sejumlah komoditas pangan mulai merangkak naik menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menjelaskan kenaikan harga menjelang Natal dan Tahun Baru bukan semata-mata disebabkan kurangnya pasokan, melainkan karena persoalan distribusi. Menurutnya, pada periode tersebut sering terjadi bencana seperti longsor dan banjir, sehingga jalur distribusi terganggu. Kondisi itu membuat pengiriman barang menjadi sulit sehingga mengerek naik harga komoditas di pasar. “Nah tinggal distribusi. Memang yang agak mengganggu harga biasanya di tahun baru Nataru itu adalah karena ada longsor, ada banjir, ini distribusinya yang biasa agak berat," ujar Amran saat ditemui di gedung Kementan, Jakarta Selatan, Kamis . Baca juga: Harga Bawang dan Cabai Melonjak di Indonesia Timur, Mendag Sebut karena Cuaca Untuk diketahui harga bawang merah di tingkat konsumen menunjukkan disparitas yang cukup lebar antar provinsi, berdasarkan panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dipantau Kompas.com pukul 17.30 WIB. Secara nasional, harga rata-rata bawang merah mencapai Rp 48.637 per kilogram (kg), atau berada sekitar 17,2 persen di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) nasional yang ditetapkan pada kisaran Rp 36.500-Rp 41.500 per kilogram. Sejumlah daerah menunjukkan harga bawang merah yang jauh lebih tinggi. Di Maluku, harga rata-rata mencapai Rp 52.667, atau 26,91 persen di atas HAP. Kepulauan Bangka Belitung mencatat harga Rp 53.091, Kalimantan Tengah Rp 53.745, dan Sulawesi Tengah Rp 54.929. Kenaikan yang lebih tajam terjadi di Kalimantan Timur Rp 55.016, Gorontalo Rp 55.250, serta Kalimantan Utara Rp 55.741. Provinsi dengan harga termahal dipegang oleh Papua Barat Daya dengan harga bawang merah menyentuh Rp 60.000, sementara Papua mencatat harga tertinggi nasional di Rp 60.882, atau berada 46,7 persen di atas HAP. Baca juga: Cuaca Ekstrem, Harga Bawang Merah Melonjak di Pasuruan. Pedagang Tidak Berani Stok Banyak Sebaliknya, beberapa provinsi tercatat memiliki harga bawang merah yang lebih rendah dari HAP. Di Nusa Tenggara Timur (NTT), harga rata-rata di Rp 39.542, atau sekitar 4,72 persen lebih rendah dari HAP. Sumatera Barat juga mencatat harga relatif terjangkau di angka Rp 41.068, disusul Kepulauan Riau Rp 41.200, dan Jambi Rp 41.778. Menyikapi kondisi tersebut, Amran meminta seluruh jajarannya segera turun ke lapangan melakukan operasi pasar untuk menekan kenaikan harga pangan. Ia mengaku akan menginstruksikan kepada Direktur Jenderal Hortikultura untuk menangani situasi ini. “Kami minta nanti seluruh tim kita operasi pasar. Cabai nanti kami sudah beri tahu Dirjen Hortikultura. Cabai tolong, karena bawang merah kita sudah ekspor juga," paparnya.Baca juga: Kemenkeu: Realisasi Anggaran Ketahanan Pangan Capai Rp 93,4 Triliun


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-12 04:30