JAKARTA, - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menduga tumpukan kayu gelondongan yang viral saat bencana banjir di tiga provinsi Sumatera adalah kayu hasil penebangan di wilayah tersebut.Menurut Muzani, tumpukan kayu gelondongan yang viral itu bukan karena pohon roboh."Kalau dari lihat gambar-gambar dan foto-foto yang kami saksikan, entah di Aceh, entah di Sumatera Utara, sepertinya kayu-kayu yang hanyut itu kayu-kayu hasil tebangan itu, yang cukup lama, bukan kayu-kayu yang ditebang baru-baru atau kayu-kayu yang roboh karena terjangan badai," kata Muzani, di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa .Muzani berpandangan, ada kemungkinan tumpukan kayu gelondongan tersebut hasil dari pembalakan liar.Baca juga: Mendagri Akan Data Kerusakan 3 Provinsi yang Terdampak Banjir di SumateraJika betul demikian, menurut dia, pembalakan liar tersebut justru memperparah bencana hidrometeorologi di Sumatera."Jadi, itu artinya kalau itu betul, ya, kalau itu betul, itu berarti ada pembalakan liar yang tidak terkendali yang menyebabkan yang menjadi salah satu sebab bencana ini bisa memperparah dan diperparah," ujar dia.Oleh karenanya, Ketua MPR RI ini mendorong semua pemangku kebijakan lingkungan menjadikan hal ini pelajaran penting.Jangan sampai anak cucu bangsa Indonesia menjadi korban akibat kerusakan lingkungan.Baca juga: BMKG Ungkap Alasan Banyak Korban Banjir Sumatera: Kita Belum Siap Hadapi Bencana Sebesar Ini"Karena itu, saya kira, para pemangku kebijakan lingkungan harus sangat serius memperhatikan ini sebagai sebuah faktor di kemudian hari yang bisa menimpa anak-cucu kita kalau kita lalai dan abai dalam urusan ini. Cukup ini menjadi pelajaran terakhir," papar dia.Diketahui, bencana banjir bandang serta longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.Ratusan orang dikabarkan meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.Di media sosial pun viral banyak tumpukan kayu gelondongan ikut terbawa arus banjir di Sumatera.Baca juga: Banjir Sumatera, Mendagri Tito Sebut Beberapa Jembatan Masih Putus hingga Daerah TerisolirDirektur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kementerian Kehutanan, Dwi Januanto, menyatakan, kayu gelondongan yang ikut terbawa arus banjir di Sumatera berasal dari berbagai sumber, termasuk sisa pohon lapuk, pohon tumbang, material bawaan sungai, area bekas penebangan legal, hingga penebangan liar."Terkait pemberitaan yang berkembang, saya perlu menegaskan bahwa penjelasan kami tidak pernah dimaksudkan untuk menafikan kemungkinan adanya praktik ilegal di balik kayu-kayu yang terbawa banjir," ungkap Dwi, dalam keterangannya, Sabtu ."Melainkan untuk memperjelas sumber-sumber kayu yang sedang kami telusuri dan memastikan setiap unsur illegal logging tetap diproses sesuai ketentuan,” imbuh dia.
(prf/ega)
Viral, Kayu Gelondongan di Banjir Sumatera, Ketua MPR Duga Itu Ditebang, Bukan Roboh
2026-01-12 05:46:30
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:49
| 2026-01-12 05:35
| 2026-01-12 05:14
| 2026-01-12 04:39










































