Pemotor Tewas Tertabrak Truk Usai Jatuh Akibat Jalan Gelombang di Jakut

2026-01-15 08:42:11
Pemotor Tewas Tertabrak Truk Usai Jatuh Akibat Jalan Gelombang di Jakut
Seorang pengendara motor berinisial AS tewas usai terlibat kecelakaan dengan truk trailer di Jalan Raya Jampea, Kecamatan Koja, Jakarta Utara (Jakut). Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Utara tengah menyelidiki kasus kecelakaan ini."Kejadian ini masih dalam proses penyelidikan," kata Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara AKP Edy Wibowo dilansir Antara, Selasa (30/12/2025).Ia mengatakan kecelakaan yang melibatkan seorang wanita yang mengendarai sepeda motor dan truk trailer itu terjadi siang tadi sekitar pukul 13.10 WIB di tanjakan flyover Mbah Priok.Peristiwa itu berawal saat korban mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi B-3947-PDW yang melaju dari arah barat ke timur. Saat berada tanjakan flyover Mbah Priok, korban mencoba menyalip dari sisi kanan.Namun, karena melewati jalan bergelombang, sepeda motor yang dikendarai korban ini oleng dan langsung terjatuh ke arah kiri.Pada saat bersamaan, kendaraan truk trailer dengan nomor polisi B-9723-RK yang dikemudikan pria berinisial ET yang melaju di samping kiri sepeda motor yang dibawa korban. Korban yang terjatuh lalu tertabrak truk."Korban meninggal di lokasi dan sepeda motor korban mengalami kerusakan," kata Edy.Lihat juga Video 'Pemotor Bonceng Istri-2 Anak Tertabrak Mobil di Mamuju, Balita Tewas':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-01-15 08:43