Konsisten Jaga Kualitas Laporan Publik, Bank Mandiri Kembali Raih Juara 1 di ARA 2024

2026-01-11 23:33:54
Konsisten Jaga Kualitas Laporan Publik, Bank Mandiri Kembali Raih Juara 1 di ARA 2024
– Bank Mandiri kembali meraih Juara 1 Kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Go Publik Keuangan pada ajang Annual Report Award (ARA) 2024. Prestasi ini menandai kemenangan Bank Mandiri selama empat tahun berturut-turut sejak 2021.Capaian tersebut dinilai semakin memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai perusahaan yang konsisten menjaga kualitas pelaporan publik, transparansi, dan akuntabilitas di tengah meningkatnya tuntutan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).Penghargaan itu diterima langsung oleh Direktur Human Capital and Compliance Bank Mandiri Eka Fitria dan disaksikan oleh Komisaris Utama Bank Mandiri Kuswiyoto di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin .Sebagai informasi, ARA merupakan inisiatif bersama Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengaturan BUMN, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), BEI, serta Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).Baca juga: Rilis Aturan Baru Pergadaian, OJK Longgarkan Syarat Izin UsahaAjang tersebut digelar untuk mendorong praktik tata kelola perusahaan yang sehat, kredibel, dan informatif. Adapun penilaian dilakukan secara menyeluruh mencakup akurasi, kelengkapan, konsistensi, serta keterbacaan laporan tahunan bagi pemangku kepentingan.Pada 2025, ARA mengusung tema “Leading with Integrity, Transparency, and Accountability: The Path to a Sustainable Future”, yang menegaskan pentingnya tata kelola sebagai fondasi keberlanjutan jangka panjang.Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri Riduan mengatakan bahwa keberhasilan selama empat tahun beruntun ini tidak lepas dari sinergi seluruh insan perusahaan dalam menjunjung standar tata kelola perusahaan yang tinggi.“Pencapaian ini mencerminkan komitmen kami dalam menjaga transparansi serta melakukan akselerasi perbaikan proses pelaporan. Tata kelola yang baik merupakan modal utama bagi Bank Mandiri untuk mempertahankan kredibilitas dan kepercayaan publik,” ujar Riduan dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu .Baca juga: Regulasi Baru Pelaporan Keuangan Diluncurkan, Pemerintah Dorong Integrasi Lintas SektorIa menambahkan, penghargaan ARA menjadi pengingat sekaligus momentum bagi perusahaan untuk terus berbenah.“Kami memastikan setiap langkah strategis dan ekspansi bisnis dilakukan secara terukur, selaras dengan prinsip kehati-hatian serta keberlanjutan,” tegas Riduan.Dengan penerapan tata kelola yang baik, kata dia, Bank Mandiri dapat memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi pemangku kepentingan dan perekonomian nasional.Baca juga: Melipatgandakan Peran Perbankan untuk Mendongkrak Perekonomian Nasional Secara fundamental, bank berkode emiten BMRI ini menunjukkan performa solid hingga akhir September 2025.Penyaluran kredit konsolidasi mencapai Rp 1.764,32 triliun atau tumbuh 11 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri perbankan nasional yang berada di level 7,70 persen menurut data Bank Indonesia (BI).Capaian tersebut menegaskan peran intermediasi Bank Mandiri dalam memperluas pembiayaan produktif yang mampu mendorong aktivitas ekonomi.Selain itu, kualitas pertumbuhan kredit bank berlogo pita emas ini juga terjaga dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross bank only berada di level 1,03 persen dan coverage ratio mencapai 271 persen. Dari segi neraca, total aset konsolidasi naik 10,3 persen yoy menjadi Rp 2.563 triliun.Baca juga: Pecahkan Rekor, Mandiri Jadi Bank Pertama dengan Aset Konsolidasi yang Tembus Rp 2.007 TriliunSementara itu, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 13 persen yoy mencapai Rp 1.884 triliun, dengan komposisi current account saving account (CASA) dominan 69,3 persen. Angka ini menunjukkan keberhasilan strategi efisiensi biaya dana serta penguatan likuiditas jangka panjang.Riduan menegaskan, Bank Mandiri akan terus memprioritaskan tata kelola perusahaan sebagai fondasi pengambilan keputusan dan pengembangan bisnis.Ke depan, Bank Mandiri akan terus fokus pada transformasi layanan yang adaptif, pemanfaatan teknologi, serta penguatan integritas proses internal untuk memastikan pertumbuhan yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan.Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi Bank Mandiri dalam memberikan nilai tambah kepada masyarakat dan perekonomian Indonesia, sejalan dengan peran perseroan sebagai mitra strategis pemerintah.Baca juga: Bank Mandiri Target Penyaluran Kredit UMKM Jabar Tumbuh 10 Persen Pada 2026


(prf/ega)