Jakarta - Universitas Indonesia melalui Research Center for Housing and Policy (RECEHPOL) menginisiasi forum ilmiah tahunan bertajuk Annual Colloquium on Housing Unlearning and Research 2025 (ANCHUR 2025) di Depok, Jumat . ANCHUR 2025 merupakan ruang dialog kritis lintas disiplin untuk meninjau ulang cara berpikir, meneliti, dan membentuk kebijakan perumahan di Indonesia.Forum ini melibatkan sejumlah universitas, di antaranya Universitas Palangkaraya, Universitas Halu Oleo, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sumatera, serta Pusat Studi Kebijakan Publik BRIN. Kolaborasi ini untuk membangun pemahaman kontekstual atas isu-isu perumahan dari Sabang hingga Merauke.Ketua Forum ANCHUR 2025 Joko Adianto mengatakan, banyak kebijakan perumahan di Indonesia masih hanya berpijak pada paradigma teknokratis dan sektoral. Menurut dia, perumahan hanya sebatas bangunan fisik tanpa merefleksikan realitas sosial warga, ketimpangan sosial, relasi kekuasaan, dan krisis ekologis di berbagai daerah.Advertisement"Para pembicara dari disiplin arsitektur, perencanaan kota, antropologi, geografi manusia, dan kebijakan publik berdialog untuk membangun bahasa bersama dalam memahami rumah sebagai arena kehidupan," kata Joko dalam keterangannya.Joko mengungkapkan, forum ini akan membongkar cara lama memahami rumah hanya sebagai produk fisik. Para peneliti duduk bersama melepaskan asumsi usang dan membuka diri terhadap cara berpikir baru dengan membaca ulang hubungan antara rumah, kota, kebijakan, dan kehidupan sehari-hari dalam masyarakat yang bertransformasi cepat."Melalui perspektif ini, ANCHUR 2025 berupaya memperkaya wacana perumahan dari hanya pembangunan fisik menuju pembangunan sosial dan keberlanjutan," ujar Joko.
(prf/ega)
UI Gandeng 4 Kampus dan BRIN Duduk Bersama Bahas Arah Baru Perumahan Indonesia
2026-01-12 04:29:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:36
| 2026-01-12 04:31
| 2026-01-12 03:41
| 2026-01-12 03:20










































