MEDAN, - Tim SAR gabungan yang terdiri Polisi, TNI, dan masyarakat membangun 15 hunian sementara (huntara) bagi korban banjir dan longsor di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Minggu .Material bangunan dibeli dari hasil swadaya masyarakat.Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, mengatakan pihaknya menerjunkan personel Satuan Brimob Batalyon C.Pembangunan hari itu dimilai sejak pukul 08.30 WIB.Ia mengatakan, meski cuaca mendung, kebersamaan dan gotong royong antara aparat dan masyarakat tetap terjaga dengan baik.Baca juga: 34 Hari Pasca-banjr dan Longsor Tapsel, 4.693 Warga Masih Bertahan di Pengungsian"Pembangunan hunian (dari) swadaya masyarakat ini menargetkan sebanyak 15 unit rumah. Hingga saat ini, progres pembangunan menunjukkan hasil yang signifikan," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.Sejauh ini, kata dia, ada 9 unit rumah dalam tahap penyelesaian, bahkan 6 unit rumah pembangunannya telah mencapai sekitar 90 persen. Hanya tinggal pemasangan pintu dan jendela yang masih dalam proses pemesanan."Sementara itu, 2 unit rumah lainnya telah mencapai 80 persen dan sedang dalam tahap pendempulan, serta 1 unit rumah masih dalam proses pemasangan dinding GRC,'' tuturnya.Ferry menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pembangunan dan memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.Baca juga: Sebulan Lebih Pascabencana, Desa di Tapsel Masih Terisolasi, Warga: Tolong Bantu Kami Bersihkan LongsorSementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution memastikan pemerintah akan membantu pemulihan infrastruktur, baik itu rumah warga, lahan pertanian, dan segala infrastruktur yang terdampak banjir dan longsor di Sumut."Rumah yang rusak ringan, sedang, berat, dan hilang akan diperbaiki oleh Pak Presiden, begitu juga sawah kebun yang rusak akan kami pulihkan, dari bibit sampai pengolahan lahannya. Gereja, sekolah, fasilitas umum lainnya juga akan kami bantu perbaiki, jadi amang, inang tenang, tetapi tentu ini bertahap, kami mohon untuk bersabar," kata Bobby saat mengunjungi Kecamatan Angkola, Tapsel, Sabtu .Baca juga: Pulihkan Akses Pascabencana, Jembatan Bailey 40 M Dibangun di Desa Garoga TapselSebelumnya, banjir dan longsor menerjang Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Senin .Berdasarkan data BPBD Sumut Minggu , akibat insiden itu 88 orang meninggal dunia, 127 terluka, 20 orang hilang, dan 4.693 orang masih mengungsi.
(prf/ega)
Warga Swadaya Beli Material, Aparat Bantu Dirikan Huntara untuk Korban Banjir di Tapsel
2026-01-11 15:00:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:26
| 2026-01-11 13:14
| 2026-01-11 13:14
| 2026-01-11 13:08
| 2026-01-11 13:05










































