IHSG Tutup Perdagangan 2025 di Level 8.646,94, Menguat Tipis

2026-01-14 04:01:54
IHSG Tutup Perdagangan 2025 di Level 8.646,94, Menguat Tipis
JAKARTA, - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat di hari terakhir perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2025 dengan penguatan tipis.Indeks berada di level 8.646,94. IHSG menguat 2,68 poin atau 0,03 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.Berdasarkan data BEI, pergerakan IHSG cenderung fluktuatif. Indeks sempat dibuka melemah di level 8.627,40 dan bergerak turun hingga menyentuh level terendah harian di 8.584,87.Baca juga: IHSG Melonjak 22,1 Persen Sepanjang 2025, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp 16.000 TANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA Ilustrasi IHSGNamun tekanan berangsur mereda sehingga mendorong IHSG berbalik menguat menjelang akhir sesi.IHSG mencatatkan level tertinggi harian di 8.663,67, sebelum akhirnya ditutup di zona hijau.Aktivitas perdagangan di hari terakhir Bursa terpantau tetap ramai dengan volume transaksi 38,75 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 20,00 triliun.Frekuensi perdagangan sebanyak 2,58 juta kali transaksi.Baca juga: Hari Terakhir Bursa 2025, IHSG Dibuka ke Zona Merah, Turun 0,53 PersenSecara sektoral, pergerakan saham berlangsung relatif berimbang.Ada 346 saham menguat, 317 saham melemah, dan 146 saham stagnan. Adapun kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan mencapai Rp 15.878,57 triliun. Secara sektoral, pergerakan saham pada hari terakhir perdagangan bursa berlangsung bervariasi. Sektor barang konsumen siklikal menjadi penopang utama penguatan IHSG setelah mencatat kenaikan paling tinggi sebesar 3,03 persen.Sektor infrastruktur juga bergerak solid dengan kenaikan 2,04 persen, keuangan menguat 0,97 persen, barang konsumen non-siklikal yang naik 0,51 persen, properti dan real estate menguat 0,36 persen, perindustrian menguat 0,19 persen.Baca juga: Reli Terkuat dalam Satu Dekade, IHSG Tutup 2025 dengan Catatan Emas, Seperti apa di 2026? Di sisi lain, sejumlah sektor masih berada di zona merah. Sektor kesehatan terkoreksi terdalam dengan pelemahan 1,53 persen, disusul bahan baku turun 1,17 persen dan sektor teknologi yang melemah 0,98 persen.Adapun sektor energi terkoreksi 0,19 persen, sementara sektor transportasi dan logistik turun 0,11 persen.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-14 04:18