UPDATE Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan: 20 Meninggal, 13 Kecamatan Terdampak

2026-01-12 05:31:29
UPDATE Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan: 20 Meninggal, 13 Kecamatan Terdampak
TAPANULI SELATAN, – Banjir dan longsor masih melanda beberapa daerah di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) hingga Kamis ."Sampai hari ini korban meninggal dunia sebanyak 20 jiwa. 18 jiwa di Kecamatan Batangtoru, 1 jiwa di Kecamatan Sipirok dan 1 jiwa di Kecamatan Angkola Barat," ungkap Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, lewat keterangan resmi yang diterima kompas.com, Kamis .Gus Irawan menjelaskan, bencana ini telah menyebabkan dampak signifikan di 13 dari 15 kecamatan yang ada di Tapanuli Selatan."Lokasi yang paling terdampak berada di Kecamatan Batangtoru. Akses jalan nasional putus total," tambahnya.Baca juga: 6 Hari Dilanda Banjir, Wali Kota Langsa Minta Bantuan Presiden PrabowoBanjir dan longsor juga melanda kecamatan lainnya, termasuk Kecamatan Angkola Barat, Kecamatan Sipirok, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kecamatan Angkola Selatan, Kecamatan Sayur Matinggi, Kecamatan Muara Batangtoru, Kecamatan Marancar, Kecamatan Angkola Timur, Kecamatan Batang Angkola, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kecamatan Arse, dan Kecamatan Tano Tombangan Angkola.Hingga kini, Pemkab Tapanuli Selatan, bersama Polri, TNI, SAR, dan pihak terkait lainnya, masih terus melakukan upaya evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak."Upaya evakuasi masyarakat dan korban banjir serta longsor, sampai saat ini masih terus berlangsung," jelas Gus.Adapun langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan mencakup pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor, evakuasi warga, pendirian lokasi pengungsian, dapur umum, pos kesehatan, serta distribusi bantuan logistik.


(prf/ega)