[KLARIFIKASI] Konten AI Panglima TNI Beri Ucapan HUT Kemerdekaan Papua

2026-01-12 11:42:02
[KLARIFIKASI] Konten AI Panglima TNI Beri Ucapan HUT Kemerdekaan Papua
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini. - Sebuah video di media sosial, menampilkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberi ucapan selamat HUT ke-64 Kemerdekaan Papua.Namun, setelah dicermati, video tersebut merupakan konten manipulatif.Sebagai konteks, 1 Desember merupakan peringatan atas kemerdekaan Papua Barat, setelah Belanda mengumumkan hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat Papua pada 1961.Video Panglima TNI memberi ucapan selamat atas HUT kemerdekaan Papua Barat disebarkan oleh akun Facebook ini dan ini.Narasi serupa juga diunggah oleh akun Instagram ini dan ini.Berikut narasi yang ditulis salah satu akun:Panglima TNI Agus Subianto mengucapkan.Selamat memasuki hari lahirnya bangsa west Papua dan selamat merayakan hari kemerdekaan bangsa west Papua.Tim Cek Fakta Kompas.com Tangkapan layar konten manipulatif di sebuah akun Facebook, menampilkan video Panglima TNI memberi ucapan selamat atas HUT kemerdekaan Papua Barat.Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan beberapa tools pendeteksi artificial intelligence (AI) untuk memeriksa keaslian video.Hive Moderation mengidentifikasi video Jenderal Agus menyampaikan selamat HUT Kemerdekaan Papua memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan AI.Tim Cek Fakta Kompas.com Tangkapan layar Hive Moderation mengidentifikasi video Jenderal Agus menyampaikan selamat HUT Kemerdekaan Papua memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan AI.Ketika audionya dipisahkan dengan gambar, Undetectable AI dan Detecting AI mendeteksinya sebagai generatif AI.Tim Cek Fakta Kompas.com Tangkapan layar Undetectable AI dan Detecting AI menunjukkan, suara Jenderal Agus menyampaikan selamat HUT Kemerdekaan Papua memiliki probabilitas tinggi dihasilkan AI.Apabila diperhatikan dengan saksama, terdapat watermark bertuliskan "AI" pada pojok kanan bawah video yang beredar.Konten tersebut kemungkinan besar dibuat dengan mengolah gambar di akun Instagram Puspen TNI, kemudian diubah menjadi video menggunakan AI generator.Sebagai informasi, sebutan West Papua atau Papua Barat merujuk pada enam provinsi di wilayah Papua yang dikuasai Indonesia saat ini.Karena pada masa penjajahan Belanda, Pulau Papua dibagi menjadi dua. Papua Barat, dan Papua Nugini yang berada di sebelah timur.Sebagaimana diinformasikan di situs web Pemprov Papua, istilah Papua Barat lebih disukai para nasionalis yang ingin memisahkan diri dari Indonesia.Sejauh ini, tidak ada ucapan atau pernyataan yang disampaikan Jenderal Agus pada peringatan kemerdekaan Papua Barat.Video Panglima TNI memberi ucapan selamat atas HUT kemerdekaan Papua Barat merupakan konten manipulatif berbasis AI.Tidak ada pernyataan dari Jenderal Agus mengenai peringatan kemerdekaan Papua Barat pada 2025.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-01-12 10:37