Begini Beratnya Medan Ditempuh Bareskrim demi Musnahkan Ladang Ganja di Aceh

2026-02-05 13:14:57
Begini Beratnya Medan Ditempuh Bareskrim demi Musnahkan Ladang Ganja di Aceh
Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memusnahkan 51,75 hektare ladang ganja di Aceh. Ladang ganja itu tersembunyi di tengah hutan dan polisi harus menempuh medan berat saat akan memusnahkan ladang ganja tersebut.Ladang ganja yang dimusnahkan itu masuk di daerah Desa Ekan, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Perjalanan dimulai dari ibu kota Gayo Lues, Blangkejeren, Selasa pukul 09.00 WIB.Pemusnahan ladang ganja itu dilakukan oleh personel gabungan dari Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Polda Aceh, Polres Gayo Lues serta Polsek Pining. Sebelum berangkat, rombongan melakukan apel persiapan yang dipimpin Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santosa.Perjalanan menuju ladang ganja harus dilakukan dengan jalan kaki dan mendaki di kawasan hutan lindung Gunung Leuser. Para personel kepolisian harus melewati enam pos.Personel Bareskrim dan rombongan harus melintasi jembatan gantung, menyeberangi dua sungai, berjalan di tepi jurang, memanjat bebatuan besar, hingga melintasi sejumlah pohon yang tumbang. Perjalanan harus dilakukan di tengah hujan.Perjalanan semakin sulit karena medan yang makin berat mendekati ladang ganja itu. Tim yang akan melakukan pemusnahan ladang ganja harus berjalan dibantu tali tambang agar yang diikat di pohon agar memudahkan pendakian. Setelah tiba di ladang ganja, tampak hamparan tanaman ganja yang tumbuh dengan ukuran yang berbeda-beda. Ada yang masih rendah, ada pula yang ukurannya sudah melebihi tinggi orang dewasa.Total waktu tempuh untuk mencapai ladang ganja itu kurang lebih 5 jam. Waktu tempuh untuk turun dari area ladang ganja kurang lebih sama.Ladang ganja seluas 51,75 hektare ini langsung dimusnahkan dengan cara dibakar. Personel kepolisian lebih dulu memangkas pohon ganja yang sudah berukuran tinggi. Mereka kemudian menumpuk pohon ganja yang telah dipangkas di satu titik.Pemangkasan dimulai pukul 15.00 WIB dan memakan waktu kurang lebih 2 jam. Pemusnahan ganja dimulai pukul 17.00 WIB. Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan pemusnahan dilakukan bersama dengan unsur TNI, Bea Cukai, BNNK, Forkopimda dari Gayo Lues dan mitra lainnya. Eko mengatakan ladang ganja itu terbagi ada 26 titik."Yang kita temukan di 26 titik di daerah Gayo Lues di tiga kecamatan," ungkap Eko.Eko mengatakan penemuan ladang ganja di tiga kecamatan wilayah Kabupaten Gayo Lues ini bermula dari penangkapan dua tersangka peredaran narkoba di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Suriansyah (35) dan Hardiansyah (38). Pihaknya kemudian melakukan pengembangan untuk mengetahui asal ganja tersebut. Polisi kemudian melakukan penelusuran selama 2 hari hingga akhirnya menemukan lokasi ladang ganja itu pada Jumat ."Awalnya kita melakukan penangkapan terhadap dua orang tersangka di daerah Deli Serdang, kita temukan barang bukti ganja siap edar. Untuk Sumatera Utara sekitar 47 kilogram, selanjutnya kita kembangkan ke atas, kita temukan 26 titik kita hitung luas totalnya adalah 51,75 hektare," ujarnya.Saksikan Live DetikPagi: Tonton juga video "Polisi Musnahkan 51,75 Hektare Ladang Ganja di Aceh dengan Dibakar"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-05 11:16