Bau Tidak Sedap Mulai Tercium di Lokasi Longsor Cibeunying, Tim SAR Percepat Pencarian Korban

2026-01-12 06:14:32
Bau Tidak Sedap Mulai Tercium di Lokasi Longsor Cibeunying, Tim SAR Percepat Pencarian Korban
- Bau tidak sedap mulai tercium di lokasi longsor Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, saat pencarian memasuki hari keempat pada Minggu .Aroma tidak sedap itu memicu perhatian warga yang sejak pagi memadati area bencana untuk melihat proses evakuasi.Tim SAR bersama relawan terus menyisir titik prioritas pencarian sambil mengevakuasi barang-barang yang tertimbun material longsor.Bau tersebut diduga kuat berasal dari jenazah korban longsor yang hingga kini masih tertimbun di bawah reruntuhan tanah dan bangunan.Baca juga: Evakuasi Korban Longsor Cibeunying: Jenazah Kasrinah Ditemukan, Pencarian Tiga Keluarga Lain BerlanjutBau busuk mulai tercium menyengat di area bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sejak Minggu pagi hingga siang hari.Pantauan Tribunbanyumas.com, ratusan warga terlihat mengerumuni lokasi longsor untuk menyaksikan proses evakuasi.Sejumlah warga turut membantu relawan dan tim SAR mengangkat barang-barang milik korban yang tertimbun material longsor, mulai dari baju, bantal, kipas angin, hingga sepeda motor.Namun perhatian warga pada Minggu siang terpusat pada bau busuk yang mulai menyeruak dari timbunan tanah.Baca juga: Kisah Haru Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor Cilacap, Sang Ayah Ditemukan Gendong 2 AnakBanyak warga menduga aroma tersebut berasal dari jenazah korban yang masih tertimbun."Jam 11 tadi sudah mulai terasa sekali (bau menyengat). Tapi, dari kemarin, saya sudah mulai mencium," ujar Sutrisno (55), warga Desa Cibeunying.Menurut dia, aroma tersebut bukan bau lumpur biasa."Ini bukan bau biasa, bau mayit yang sudah bercampur, kena timbun air lumpur," katanya.Dalam operasi pencarian, ada sembilan anjing pelacak atau K-9 milik Polda Jateng yang dikerahkan ke titik area yang mengeluarkan bau tak sedap.Anjing-anjing tersebut menyisir dua sektor pencarian yang diduga kuat terdapat tubuh korban, yakni Worksite B-1 dan B-2."Anjing pelacak sudah bekerja sejak kemarin. Di titik B1 dan B2, setelah digali, ditemukan kamar mandi. Dari perilaku anjing, biasanya mereka mengitari area dan mengais-ngais tanah sebelum tim melakukan penggalian," kata petugas kepolisian, Prasetyo.


(prf/ega)