JAYAPURA, - Penindakan yang dilakukan aparat keamanan terhadap kelompok Kriminal Bersenjata Papua atau KKB Papua mendapat dukungan dari masyarakat.Dukungan terhadap aparat keamanan itu juga termasuk yang datang dari lembaga adat yang menjadi bagian tak terpisahkan dari struktur sosial Papua.Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Lanny Jaya, Tias Urnom Kogoya, menegaskan lembaga adat senantiasa menjalin kerja sama erat dengan aparat keamanan di Papua Pegunungan untuk menjaga ketertiban masyarakat."Sinergi ini menjadi penegasan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kewajiban moral seluruh komponen masyarakat," kata Tias, Selasa .Baca juga: Pengamanan di Yahukimo Papua Diperketat Imbas Tewasnya Komandan KKB Semut MerahLMA berperan penting dalam menjaga kohesi sosial di tengah dinamika sosial budaya yang beragam.Bagi masyarakat adat, keamanan merupakan bagian dari keseimbangan hidup.Oleh karena itu, kerja sama dengan aparat menjadi langkah strategis dalam memastikan setiap warga dapat hidup damai dan fokus pada pembangunan.Wilayah Papua Pegunungan yang terdiri dari delapan kabupaten memang memerlukan pendekatan menyeluruh agar stabilitas tetap terjaga di tengah potensi gesekan sosial yang ada.Baca juga: Bentrok Antar Warga di Nduga Papua Pakai Panah dan Tombak, Belasan Orang TerlukaSebelumnya, pengamanan wilayah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kini terus diperketat. Peningkatan pengamanan itu dilakukan usai aparat menewaskan satu pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Kamis malam.Peningkatan pengamanan merupakan tindak lanjut analisis dan evaluasi situasi keamanan di wilayah tersebut."Peningkatan pengamanan ini adalah tindak lanjut dari analisis dan evaluasi situasi keamanan di wilayah Yahukimo," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Cahyo Sukarnito, Selasa .Baca juga: Pelaku Diduga Mutilasi Istri Pegawai Pajak di Manokwari Papua Barat Personel gabungan dari Polres Yahukimo, Satuan Brimob, dan Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan patroli intensif serta mendirikan pos pengamanan di sejumlah titik strategis.Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi dan mencegah gangguan keamanan yang berpotensi timbul pascaoperasi penegakan hukum."Kami akan terus memantau setiap pergerakan mencurigakan guna memastikan stabilitas keamanan wilayah tetap terjaga," beber Cahyo.Baca juga: Polda Papua Sita 97.3 Kg Ganja, Masuk dari PNG, Pakai Modus Barter Motor hingga HPDiketahui, pimpinan KKB yang dilumpuhkan bernama Lipes Sobolim alias Cocor Sobolim yang mengeklaim diri sebagai Komandan Batalyon Semut Merah KKB Kodap Yahukimo.
(prf/ega)
Tokoh Adat Papua Dukung Tindakan Tegas Terhadap KKB
2026-01-11 15:34:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:27
| 2026-01-11 15:15
| 2026-01-11 15:05
| 2026-01-11 14:11










































