Puji Era Susi Pudjiastuti, Presiden Korsel Ingin Tiru Cara Indonesia Libas Kapal China

2026-01-11 03:58:34
Puji Era Susi Pudjiastuti, Presiden Korsel Ingin Tiru Cara Indonesia Libas Kapal China
- Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyerukan penindakan tegas terhadap kapal-kapal China yang melakukan aktivitas penangkapan ikan secara ilegal di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) negaranya.Dalam pernyataannya, Lee secara spesifik menjadikan kebijakan tegas Indonesia di masa lalu sebagai contoh sukses dalam menjaga kedaulatan laut.Ia menyinggung efektivitas langkah penenggelaman kapal asing di Laut Natuna yang gencar dilakukan Indonesia pada periode 2014-2019, saat Kementerian Kelautan dan Perikanan dipimpin oleh Susi Pudjiastuti.Baca juga: Saat Korea Selatan Tetapkan Bencana Nasional Usai Kebakaran Hutan Tewaskan 4 Orang...Hal itu disampaikannya dalam sebuah pemaparan laporan tentang kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Penjaga Pantai di Busan, Selasa ."Mereka mengatakan bahwa sejak Angkatan Laut Indonesia menenggelamkan beberapa kapal penangkap ikan (ilegal), mereka sama sekali tidak datang ke perairan teritorial Indonesia," kata Lee Jae Myung, dikutip dari The Hankyoreh, Rabu ."Kita tidak bisa melakukan itu, tetapi kita harus menunjukkan bahwa kita menanggapi dengan tegas," imbuhnya.Lee Jae Myung mengatakan, penangkapan ikan secara ilegal merupakan tindakan yang sangat buruk.Para nelayan China itu bahkan berupaya menghindari deteksi dengan memasang batang besi dan bertindak lebih mengancam."Menembak mereka dengan peluru tampak kejam, tetapi bukankah ada juga kapal patroli yang menabrak (kapal penangkap ikan) akhir-akhir ini? Dalam hal itu, kita harus (menindak) mereka dengan lebih tegas," tegasnya.Baca juga: Lima WNI yang Ditembak Aparat Malaysia Bayar Kapal Ilegal Milik Malik Rp 5,5 JutaMelalui pemaparannya, Lee Jae Myung menginstruksikan supaya metode penindakan terhadap kapal penangkap ikan ilegal China diperkuat semaksimal mungkin.Salah satu caranya adalah dengan menerapkan sanksi denda bagi kapal ilegal yang menangkap ikan di ZEE Korea.Lee Jae Myung mengatakan bahwa para penangkap ikan ilegal harus mengetahui bahwa tindakannya berpotensi sanksi bui dan denda."Kita perlu menaikkan denda sedemikian rupa sehingga akan menjadi beban bahkan bagi 10 kapal untuk mengumpulkan uang mereka bersama-sama," kata dia.Menurut Lee Jae Myung, penerapan sanksi tegas dapat mencegah terulangnya kasus penangkapan ikan ilegal di wilayah perairan di Korea Selatan.Dia menyadari, untuk mengusir nelayan ilegal China di perairan ZEE Korea memang tidak mudah.


(prf/ega)