Potensi Puncak Arus Balik Libur Nataru Terjadi Awal Januari

2026-02-05 13:19:17
Potensi Puncak Arus Balik Libur Nataru Terjadi Awal Januari
JAKARTA, - Pergerakan arus kendaraan kembali menuju Jakarta mulai menunjukkan peningkatan seiring berakhirnya libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).Korlantas Polri mencatat, tren arus balik sudah mulai terbentuk sejak akhir pekan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dari berbagai daerah.Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal mengatakan, peningkatan volume kendaraan yang mengarah ke Jakarta mulai terpantau sejak Sabtu, baik dari arah Jawa Tengah, Jawa Timur, maupun Bandung.Baca juga: Sambut 2026, Ban Dunlop Usung Tagline BaruHal itu disampaikan usai rapat koordinasi bersama jajaran Polres wilayah yang digelar di Command Center KM 29.Menurut Faizal, kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa arus balik Nataru berlangsung secara bertahap dan sesuai dengan prediksi awal. Sejumlah langkah rekayasa lalu lintas pun telah diterapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.“Sesuai prediksi, arus balik mulai terjadi pada hari Sabtu. Tadi malam kami telah melakukan sejumlah langkah rekayasa lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek dari KM 70, KM 65 hingga KM 47,” ujar Faizal, Senin .KOMPAS.COM/FARIDA Arus lalu lintas di Km 55 ruas jalan tol Jakarta - Cikampek, Jumat sore.Ia menjelaskan, arus lalu lintas diperkirakan kembali relatif landai pada hari Senin. Namun demikian, potensi lonjakan kendaraan masih terbuka, terutama menjelang akhir pekan pada Jumat, Sabtu, dan Minggu.Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Korlantas Polri menyatukan persepsi dengan seluruh Kepala Satuan Lalu Lintas dari tujuh Polda prioritas.Selain itu, sejumlah Kasatlantas dari wilayah lain juga mengikuti rapat secara daring melalui command center guna membahas langkah antisipasi dan pengendalian lalu lintas, termasuk pembatasan kendaraan sumbu tiga.“Pelaksanaan kebijakan dilakukan secara humanis dan persuasif sesuai dengan atensi Kakorlantas Polri,” kata Faizal.Selain arus balik, jajaran kepolisian juga diminta mewaspadai potensi kepadatan di kawasan wisata, baik destinasi rekreasi maupun kawasan pantai, yang diperkirakan tetap ramai selama masa libur.Terkait pergantian malam tahun baru, meskipun tidak diperkenankan adanya aktivitas kembang api, Faizal menegaskan bahwa skema rekayasa lalu lintas tetap disiapkan. Ia juga meminta agar sosialisasi kepada masyarakat dilakukan sejak dini untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan.Lebih lanjut, Dirgakkum Korlantas Polri menyebutkan bahwa puncak arus balik diprediksi terjadi pada 2, 3, dan 4 Januari, seiring dengan aktivitas masyarakat usai perayaan tahun baru dan menjelang kembali bekerja pada 5 Januari.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-05 10:53