Donor Darah PAM JAYA Tembus Rekor MURI, Dirut Tekankan Semangat Kemanusiaan

2026-02-03 10:34:58
Donor Darah PAM JAYA Tembus Rekor MURI, Dirut Tekankan Semangat Kemanusiaan
PAM JAYA meraih Rekor MURI berkat kegiatan donor darah yang mencapai 1.989 pendaftar dan sebanyak 1.538 pendonor berhasil mendonorkan darahnya. Mengusung tema "Perempuan Peduli, Perempuan Menginspirasi", kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ibu dan HUT PAM JAYA ke-103 tahun.Adapun rangkaian Donor Darah PAM JAYA 2025 dilaksanakan selama tiga hari di enam wilayah DKI Jakarta. Pada 24 Desember 2025, pelaksanaan digelar di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara dengan total 624 pendonor. Kemudian pada 27 Desember 2025, donor darah dilakukan di Jakarta Selatan dan Kepulauan Seribu dengan total 482 pendonor. Sementara saat puncak acara yang berlangsung pada 28 Desember 2025 di Jakarta Timur, tercatat ada 390 pendonor. "Pencapaian rekor MURI ini bukan hanya angka atau prestasi, tetapi cerminan kepedulian keluarga besar PAM JAYA kepada sesama. Seperti air yang kami alirkan setiap hari untuk kehidupan warga Jakarta, melalui donor darah ini kami ingin memastikan semangat kemanusiaan juga terus mengalir. Terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi. Semoga kebaikan ini menjadi energi positif bagi kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi Jakarta," ujar Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).Arief menyampaikan capaian ini tidak lepas dari dukungan berbagai komunitas, antara lain Daya Wanita PAM JAYA, Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, serta Komunitas Kebaya Jakarta.Tinjauan IPA Buaran hingga Penggalangan DanaPada puncak acara, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno beserta jajaran turut mengunjungi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran. Dalam kunjungannya, ia meninjau langsung kesiapan pelayanan air minum perpipaan bagi warga Jakarta serta memastikan keandalan infrastruktur pelayanan air minum perpipaan. Rano juga melihat langsung kegiatan donor darah yang digelar oleh PAM JAYA. Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Daya Wanita PAM JAYA dan Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta terkait pelaksanaan kegiatan sosial kemasyarakatan sepanjang tahun 2026. Kerja sama ini menjadi penguatan sinergi antara PAM JAYA dan organisasi pemberdayaan masyarakat untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh warga Jakarta.Sejalan dengan itu, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta akan melakukan pemberian bantuan 1.000 toren air gratis di awal tahun 2026 kepada warga Jakarta yang berada jauh dari titik suplai air minum perpipaan.Aksi solidaritas juga diwujudkan melalui dukungan PAM JAYA untuk masyarakat yang terdampak musibah di Sumatera. Hingga 28 Desember 2025, penggalangan dana bertajuk "103 Tahun PAM JAYA Mengalirkan Kepedulian untuk Sumatera" telah mencapai Rp208.457.672.Selain itu, bantuan tahap pertama telah disalurkan melalui BPBD DKI Jakarta pada 18 Desember 2025, berupa 236 paket sembako serta 20 toren air. Bantuan tahap berikutnya akan diberangkatkan pada 31 Desember 2025, terdiri atas IPA Mobil kapasitas 0,5 liter/detik (2 unit), Water Purifier kapasitas 0,5 liter/detik (8 unit), mobil tangki air kapasitas 4 m³ (10 unit), serta dukungan delapan operator dan 15 pengemudi mobil tangki air. Melalui kegiatan donor darah ini, PAM JAYA menegaskan pelayanan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan air minum perpipaan, namun juga melalui aksi kemanusiaan. Sinergi Pemprov, BUMD, komunitas perempuan serta masyarakat menjadi kekuatan untuk mengalirkan kebaikan, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-03 10:38