PEKANBARU, - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, turun tangan atas peristiwa seorang murid SD berinisial MAR (13) yang meninggal dunia diduga akibat bullying.Agung bersama istrinya melayat ke rumah duka pada Minggu malam.Selain menyampaikan belasungkawa, Agung juga ingin memastikan dan mengecek langsung kondisi yang terjadi."Saya habis maghrib datang ke rumah duka, setelah mendapat laporan ada anak meninggal. Warga kalau ada yang meninggal atau sakit, saya membiasakan untuk datang," ujar Agung saat diwawancarai wartawan di Pekanbaru, Senin .Baca juga: Murid SD di Pekanbaru Meninggal Diduga Akibat BullyingAgung menyatakan, pemerintah siap membantu apa yang dibutuhkan keluarga korban.Namun, penyebab kematian korban sejauh ini belum diketahui, apakah karena bullying atau tidak."Dari cerita ibunya, anak tersebut sebelumnya didiagnosis penyakit jantung saat berobat di Rumah Sakit PMC Pekanbaru, meski tidak ada keturunan penyakit jantung," sebut Agung.Pemerintah melalui Dinas Pendidikan akan melakukan penelusuran terhadap penyebab kematian korban.Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, saat dikonfirmasi Kompas.com terkait dugaan bullying ini, belum menjawab.Baca juga: Pesan Murid SD ke Ibunya Sebelum Meninggal Diduga karena Bullying di PekanbaruDiberitakan sebelumnya, murid kelas VI SDN 108 Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru, Riau, meninggal dunia diduga akibat di-bully, Minggu .Korban berinisial MAR meninggal dunia usai diduga di-bully di sekolahnya.Pihak keluarga telah menunjuk kuasa hukum dari Tim Advokat Pejuang Keadilan (Tapak) Riau untuk mengusut kasus ini secara hukum."Awalnya keluarga korban tidak ingin mengangkat persoalan ini, apalagi sampai menunjuk kuasa hukum," ujar kuasa hukum keluarga korban, Suroto, saat diwawancarai wartawan di Pekanbaru, Minggu.Setelah mendapat masukan bahwa kejadian ini perlu diangkat agar ada evaluasi dari Pemerintah Kota Pekanbaru, pihak keluarga korban bersedia.Pihak kuasa hukum memberikan bantuan hukum tanpa dipungut biaya sepeser pun.
(prf/ega)
Murid SD di Pekanbaru Meninggal Diduga Di-Bully, Wali Kota Turun Tangan
2026-01-11 03:58:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:10
| 2026-01-11 03:51
| 2026-01-11 03:48
| 2026-01-11 01:46










































