- Di balik suasana Natal yang hangat, beberapa negara justru memiliki tradisi yang menyeramkan, seperti di Wales, Britania Raya.Di negara tersebut, ada sebuah tradisi Natal kuno bernama Mari Lwyd. Sederhananya, tradisi ini mengarak kostum berkepala tengkorak kuda dari rumah ke rumah.Kostum ini terdiri dari hiasan berbentuk tengkorak kepala kuda atau tengkorak kepala kuda asli, bohlam atau ornamen bola pohon Natal sebagai mata, serta pita warna-warni, daun pohon holly, atau tanaman ivy, sebagai surai.Semuanya terletak pada sebuah jubah putih yang terikat pada sebuah tiang, yang dipegang oleh manusia di balik jubah itu. Manusia mengendalikan kenakalan Mari Lwyd, dan sesekali mengatupkan rahangnya kepada anak-anak.Baca juga: Dimulai di Abad ke-19, Begini Awal Mula Tradisi Mengirim Kartu NatalMengutip situs resmi pemerintahan Wales, Selasa , asal usul nama Mari sangatlah misterius, sama seperti sosoknya.Amgueddfa Cymru - National Museum Wales via Wales.com Tradisi perayaan Natal bernama Mari Lwyd di Wales.Namun, salah satu terjemahannya dari bahasa Wales, yaitu kuda betina abu-abu (grey mare), berkaitan dengan asal usul kuda-kuda berbulu pucat dalam mitologi Celtic dan Inggris, yang mana banyak di antaranya bisa menyeberang ke dunia bawah.Baca juga: 4 Tradisi Perayaan Natal yang Menyeramkan di DuniaCatatan tertulis pertama tentang Mari Lwyd datang dari buku “A Tour through Part of North Wales” karya J. Evans pada tahun 1800, meskipun tradisi ini paling dikenal dilakukan di Glamorgan dan Gwent, yang terletak di selatan dan tenggara Wales, bukan di utara Wales.Mari Lwyd juga memiliki kemiripan dengan kostum hewan bertudung lainnya di Inggris, seperti Hoodening di Kent, The Broad di Cotswolds, dan The Old Tup di Derbyshire.Ketiganya sama-sama melibatkan sekelompok orang miskin yang mencoba mencari makanan dan uang di tengah musim dingin melalui hiburan, yaitu menampilkan Hoodening, The Broad, dan The Old Tup.Baca juga: Di Balik Home Alone, Ada Banyak Cerita Tak Terduga yang Baru TerungkapWales.com Tradisi perayaan Natal bernama Mari Lwyd di Wales.Mari Lwyd diarak keliling desa, sering kali antara hari Natal dan malam kedua belas, alias antara tanggal 25 Desember dan 5 atau 6 Januari, tergantung apakah penghitungan malam kedua belas dimulai pada hari Natal atau keesokan harinya.Saat diarak, ia akan didandani dengan lampu dan dekorasi meriah, dan biasanya ditemani oleh seorang “penjaga kuda”.Ketika gerombolan Mari Lwyd sampai di sebuah rumah, mereka akan menyanyikan lagu-lagu berbahasa Wales.Terkadang, mereka melakukan sesuatu yang lebih tradisional, seperti melakukan ritual pwnco, yaitu pertukaran sajak-sajak kasar dengan orang yang tinggal di rumah tersebut.Apabila Mari Lwyd dan “gengnya” berhasil masuk, rumah yang disambangi dikatakan akan mendapatkan keberuntungan sepanjang tahun.Baca juga: 5 Rekomendasi Film Natal untuk Menyemarakkan LiburanKaum Metodis dan kelompok Kristen non-konformis lainnya di Wales mengkritik Mari Lwyd pada abad ke-19.
(prf/ega)
Mari Lwyd, Tradisi Mengarak Kostum Berkepala Tengkorak Kuda saat Natal
2026-01-12 06:43:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:31
| 2026-01-12 06:27
| 2026-01-12 05:39
| 2026-01-12 05:19










































