BONDOWOSO, - Lumpur, sampah dan material basah lainnya menjadi jejak bencana usai banjir yang melanda Dusun Peh, Desa Gunungsari, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, Selasa .Usai banjir, masyarakat bergotong royong membersihkan material sisa banjir.Pembersihan lumpur yang masuk ke rumah-rumah warga juga dibantu tim gabungan berbagai lintas sektor. Warga juga bergotong royong membuat jembatan darurat.Baca juga: Perusakan Kebun Kopi di Ijen Bondowoso, PTPN Mengaku Terancam Rugi Rp 4,7 MSalah satu warga, Sari mengaku semalaman bersama tiga anaknya tidur di rumah kepala dusun yang lokasinya lebih tinggi."Mau tidur di rumah gimana, lumpurnya saja setinggi lutut saya," jelas Sari.Sementara Faris, warga lainnnya terpaksa mencuci baju dan beberapa perabotan rumahnya yang kotor di sungai.Pasalnya, air di rumahnya sudah mati karena pipa yang menyalurkan air dari sumber menuju rumahnya terbawa banjir.Untuk sementara ia mengkonsumsi air bersih dengan membeli air mineral atau menimba air di sumber yang jaraknya lebih dari 3 KM."Ya gimana, paralonnya sudah terbawa arus banjir. Jadi mencuci dan mandi di sungai," jelasnya.Baca juga: Soal Perusakan Kebun Kopi di Ijen Bondowoso, PTPN I Regional 5 Dukung Proses HukumSementara Kepala Dusun Peh, Sunjoto mengatakan, jembatan yang tersumbat sedang diperbaiki.Sehingga, selama proses perbaikan, pihaknya membuat jembatan darurat. "Rumah warga terdampak juga dibersihkan," kaya Sunjoto.Kesulitan Air BersihIa menjelaskan jika pembersihan rumah belum selesai. Rencananya, warga terdampak akan tetap beristirahat di rumahnya."Masih di rumah saya, kan masalahnya belum bisa ditempati rumahnya," jelasnya.Sementara untuk air bersih, kata Sunjoto, pihaknya mengalirkan air dari daerah lain. Karena pipa air terbawa air banjir.
(prf/ega)
Warga Gunungsari Bondowoso Jatim Masih Kesulitan Air Bersih Imbas Banjir
2026-01-12 05:50:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:29
| 2026-01-12 05:12
| 2026-01-12 05:05
| 2026-01-12 04:50
| 2026-01-12 04:09










































