Legenda Kuliner Desa Kropak Pati, Lontong Balungan Mbah Rum Tetap Diburu Pecinta Masakan Jawa

2026-01-12 06:18:22
Legenda Kuliner Desa Kropak Pati, Lontong Balungan Mbah Rum Tetap Diburu Pecinta Masakan Jawa
PATI, - Jika Anda berkesempatan mengunjungi Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ada satu warung legendaris yang wajib Anda kunjungi: Warung Lontong Balungan Mbah Rum.Terletak di Desa Kropak, Kecamatan Winong, warung sederhana ini telah menjadi ikon kuliner yang tidak hanya dikenal oleh masyarakat lokal, tetapi juga berhasil menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.Dengan cita rasa otentik dan harga yang sangat terjangkau, Lontong Balungan Mbah Rum telah mengukir namanya sebagai salah satu destinasi kuliner legendaris di Pati.Lontong Balungan Mbah Rum bukan sekadar lontong sayur biasa.Hidangan yang disajikan di warung ini memiliki rasa yang kompleks dan menggugah selera.Di balik kesederhanaan penyajiannya, Lontong Balungan menyajikan kelezatan yang sulit ditemukan di tempat lain.Setiap porsi terdiri dari lontong yang dibungkus dengan daun pisang, disiram dengan kuah lodeh santan kaya rempah, dan yang paling khas adalah balungan sapi.Baca juga: Penabrak Pedagang Lontong Balap hingga Tewas di Surabaya DitangkapTulang sapi yang dimasak perlahan menjadikan dagingnya empuk dan penuh rasa.Tidak hanya balungan, di Lontong Balungan Mbah Rum juga tersedia potongan babat, kikil, telur, dan tahu yang menambah kekayaan rasa hidangan ini.Semua bahan ini disiram dengan kuah lodeh yang kaya bumbu, menciptakan rasa gurih dan sedikit pedas yang sebanding dengan cita rasa masakan Jawa tradisional yang jarang ditemui di tempat lain.Sindung, pemilik warung, menjelaskan Lontong Balungan Mbah Rum mengutamakan kualitas bahan serta cara memasak yang telah diwariskan turun-temurun."Kami tidak ingin hanya sekadar memberi makanan. Kami ingin memberi pengalaman kuliner yang membawa kenangan masa lalu, yang membuat orang kembali lagi," ujarnya dengan semangat.Warung Lontong Balungan Mbah Rum memiliki sejarah panjang yang melekat di dalamnya.Dulu, warung ini mengalami masa kejayaan dengan penjualan mencapai lebih dari satu kuwintal balungan sapi setiap hari, menjadikannya salah satu tempat makan yang paling diburu oleh para pecinta kuliner.Baca juga: Nunung dan Cak Lontong Bakal Meriahkan Festival Wayang di SemarangMeskipun penjualan sedikit menurun seiring waktu, warung ini tetap bertahan dan setia menyajikan rasa yang tak berubah.


(prf/ega)