Shin Tae-yong Minta Maaf kepada Murid Kesayangan

2026-01-12 06:25:53
Shin Tae-yong Minta Maaf kepada Murid Kesayangan
- Shin Tae-yong membantah telah menampar murid kesayangan di Ulsan HD. Kendati demikian, STY tetap meminta maaf apabila ekspresinya berlebihan.Eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberikan klarifikasi lagi kala menghadiri seremoni penghargaan K League 2025 di Swiss Grand Hotel, Seoul, pada Senin .Seperti diketahui, Shin Tae-yong tengah dituding melakukan kekerasan kepada eks anak asuhnya di Ulsan HD, Jung Seung-hyun.Shin Tae-yong dituduh menampar Jung Sung-hyun pada pertemuan pertamanya dengan pemain-pemain Ulsan HD.Namun, eks pelatih Timnas Indonesia itu mengaskan dirinya bukanlah pelatih yang suka melakukan kekerasan.“Ekspresi saya berlebihan karena kegembiraan, tetapi saya tidak melakukan penyerangan,” tutur Shin Tae-yong dilansir dari Chosun.Baca juga: Shin Tae-yong Bantah Tampar Pemain, Tak Akan Melatih jika Lakukan Kekerasan Sehari sebelumnya, Minggu , bek Ulsan HD, Jung Seung-hyun, mengungkapkan dirinya telah diserang oleh mantan pelatihnya, Shin Tae-yong.STY menekankan bahwa dirinya justru memiliki kedekatan dengan Jung Seung-hyun.“Seung-hyun adalah rekan dan murid yang ikut serta dalam Olimpiade 2016 dan Piala Dunia 2018 bersama saya.""Dia adalah murid yang paling saya sayangi. Ketika saya meninggalkan Ulsan, Seung-hyun dan saya saling meminta maaf dan berpisah dengan baik-baik, jadi saya  tidak mengerti mengapa wawancara ini muncul,” ujar Shin Tae-yong.Baca juga: Shin Tae-yong Dituduh Tampar Pemain Ulsan HD, Korban Buka SuaraShin Tae-yong menyebut dirinya tak mungkin jadi pelatih jika menerapkan kekerasan dalam pendekatannya."Seung-hyun adalah murid yang ramah dan saya sering bertukar pesan teks dengannya di acara-acara khusus seperti ulang tahun," ujar STY kala menghadiri seremoni penghargaan K League 2025 di Swiss Grand Hotel, Seoul, pada Senin ./SUCI RAHAYU Eks pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-Yong, dikabarkan akan pulang ke Korea Selatan pada Minggu, 26 Januari 2025."Sudah bertahun-tahun sejak kami berada di tim yang sama, jadi saya senang dan ekspresi saya berlebihan. Jika itu dianggap negatif, saya mohon maaf.""Jika saya melakukan penyerangan atau pelecehan verbal, saya tidak akan menjadi pelatih.""Saya minta maaf atas ekspresi berlebihan saya terhadap murid kesayangan saya, Seung-hyun.""Beruntung Ulsan tetap berada di divisi utama. Para pemain telah bekerja keras," ujar STY menjelaskan.


(prf/ega)