Petik Buah Kelapa dalam Kondisi Mabuk Miras, Pria di Kupang Jatuh dan Tewas

2026-01-11 23:19:23
Petik Buah Kelapa dalam Kondisi Mabuk Miras, Pria di Kupang Jatuh dan Tewas
KUPANG, - Bernadus Buknoni (53), warga Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon kelapa.Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa sekitar pukul 14.00 Wita.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda NTT, Komisaris Besar Polisi Hendry Novika Chandra, mengungkapkan bahwa Bernadus jatuh saat sedang memotong rangkaian buah kelapa."Beliau jatuh dari pohon kelapa pada Selasa siang," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu .Baca juga: Tersangka Pemerkosa dan Penganiaya Mahasiswi di Jember Tengah Mabuk Saat KejadianHendry menambahkan bahwa saat itu, Bernadus berada dalam pengaruh minuman beralkohol jenis sopi.Kejadian bermula ketika Bernadus memanjat pohon kelapa.Karena kehilangan keseimbangan, ia jatuh dan langsung tewas di bawah pohon tersebut.Jenazahnya ditemukan dalam posisi telentang tanpa baju, hanya mengenakan celana pendek abu-abu.Seorang remaja bernama Obet Taemnanu (15) yang sedang memberi makan ternak di belakang rumahnya adalah orang pertama yang menemukan jenazah Bernadus.Obet kemudian memanggil Ketua RT 003, Yunus Taemnanu (51).Setelah memastikan kondisi Bernadus sudah tidak bernyawa, mereka melaporkan kejadian tersebut ke Pospol Amfoang Barat Laut.Baca juga: Tewas Tangani Orang Mabuk di Asmat, Jenazah Briptu Abraham Dibawa ke JayapuraTim medis dari Puskesmas Soliu dan anggota Polsek Amfoang Utara tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 Wita untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah.Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Bernadus meninggal akibat cedera kepala berat dan patah leher akibat benturan keras saat jatuh dari ketinggian sekitar 15 meter."Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga jatuh karena kehilangan keseimbangan saat memanjat pohon kelapa dalam kondisi mabuk akibat mengonsumsi minuman keras jenis sopi,” jelas Hendry.Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah.Jenazah Bernadus Buknoni telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di Desa Oelfatu.


(prf/ega)