Jadwal Lengkap SNPMB 2026 dan Cara Cek Kuota SNBP, Siswa Kelas 12 Wajib Tahu

2026-02-04 15:17:35
Jadwal Lengkap SNPMB 2026 dan Cara Cek Kuota SNBP, Siswa Kelas 12 Wajib Tahu
– Informasi mengenai cara daftar SNPMB 2026 dan cek kuota SNBP menjadi perhatian siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) telah menjadwalkan pengumuman kuota sekolah SNBP pada Senin, 29 Desember 2025, sebagaimana tercantum di laman resmi SNPMB.Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, pengumuman tahapan SNPMB umumnya dirilis mulai pukul 15.00 WIB, termasuk pengumuman kuota sekolah.Baca juga: Syarat dan Cara Daftar KIP Kuliah untuk SNBP 2026, Cek Batas Gaji OrangtuaKuota sekolah SNBP merupakan batas maksimal jumlah siswa yang dapat diusulkan oleh sekolah untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi 2026.Informasi kuota ini sangat penting karena menentukan berapa banyak siswa kelas 12 yang berhak mendaftar SNBP dari masing-masing sekolah.Penetapan kuota SNBP didasarkan pada akreditasi sekolah, sehingga setiap satuan pendidikan memiliki persentase kuota yang berbeda.Kondisi tersebut menegaskan bahwa tidak semua siswa kelas 12 otomatis bisa mengikuti SNBP, karena hanya siswa yang masuk kuota dan memiliki prestasi akademik unggul yang dinyatakan eligible.Panitia SNPMB menetapkan persentase kuota SNBP sekolah berdasarkan akreditasi.Sekolah dengan akreditasi A memperoleh kuota SNBP sebesar 40 persen siswa terbaik di sekolahnya.Sekolah berakreditasi B mendapatkan kuota SNBP sebesar 25 persen siswa terbaik.Sekolah berakreditasi C memperoleh kuota SNBP sebesar 5 persen siswa terbaik.Panitia juga memberikan tambahan kuota sebesar 5 persen bagi sekolah yang menggunakan sistem e-Rapor.Siswa dan pihak sekolah dapat mengecek kuota SNBP 2026 secara mandiri melalui laman resmi SNPMB.DO. Kemendikdasmen e-Rapor SMA versi 2025, bisa dapat kuota tambahan SNBP 2026, cek cara instalnya.Panitia SNPMB menegaskan bahwa hanya siswa eligible yang dapat mengikuti pendaftaran SNBP 2026.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-04 14:18