Cuaca Buruk, Evakuasi Longsor di Pandanarum Banjarnegara Dihentikan Sementara

2026-01-12 05:31:59
Cuaca Buruk, Evakuasi Longsor di Pandanarum Banjarnegara Dihentikan Sementara
- Proses evakuasi korban tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terpaksa dihentikan sementara pada Senin .Penghentian dilakukan lantaran kondisi cuaca kembali memburuk dan tanah di sekitar lokasi terus bergerak.Komandan Satgas Penanggulangan Bencana Kabupaten Banjarnegara, Letkol Czi Teguh Prasetyanto, mengatakan cuaca mendung disertai gerimis berpotensi memicu longsor susulan. Hal ini membuat area terdampak semakin berbahaya untuk dijangkau oleh tim gabungan.“Faktor cuaca juga sangat memengaruhi. Karena hujan, tanah dikhawatirkan semakin bergerak. Jadi sementara proses evakuasi kami hentikan demi keselamatan personel,” ujarnya, Senin .Baca juga: Dua Jam Menyusuri Jalur Retak: Kisah Warga Situkung Lolos dari Longsor BanjarnegaraMenurut Teguh, kondisi tanah masih sangat labil dan bergerak beberapa kali sejak pagi. Situasi ini membuat medan pencarian sangat dinamis.Dari data awal yang mencatat 20 rumah rusak, kini terdapat tambahan 10 rumah sehingga total menjadi 30 rumah terdampak tanah longsor.“Data pasti terus berkembang. Situasi di lapangan berubah-ubah, sehingga pendataan juga kami lakukan secara berkala,” kata Teguh.Selain memantau pergerakan tanah, tim juga mengevakuasi warga yang sempat terjebak di area hutan sekitar dusun. Seluruhnya berhasil dipindahkan ke tempat aman.“Sudah semua selesai. Kemarin tercatat 49 orang, kemudian tadi malam ada 8 orang yang turun sendiri. Pagi tadi kami evakuasi lagi dan total seluruhnya 51 orang,” jelasnya.Baca juga: Banjarnegara Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana, 876 Warga Mengungsi akibat Longsor PandanarumMeski begitu, Teguh tidak menampik adanya potensi korban lain yang belum ditemukan.“Berdasarkan data yang masuk, kemungkinan masih ada korban. Tapi kami berharap mudah-mudahan tidak ada lagi. Data masih sangat dinamis dan akan terus kami perbarui secara berkala,” pungkasnya.Hingga laporan ini diturunkan, sebanyak 823 jiwa tercatat mengungsi ke beberapa lokasi aman, seperti Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Beji, dan Gedung Haji Desa Pringamba.Mereka ditempatkan di pos pengungsian yang telah disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara bersama unsur pemerintah setempat.Sementara itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun material longsor.Kedua korban masing-masing bernama Klewih (40) dan Esiah (22). Selain itu, sekitar 26 orang masih dinyatakan hilang dan belum diketahui keberadaannya.Baca juga: Kisah 51 Warga Selamat dari Longsor Banjarnegara, Bertahan Semalam di Kandang SapiPihak berwenang memastikan proses pencarian akan dilanjutkan begitu kondisi cuaca membaik dan area dinyatakan aman.Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, BPBD, relawan, dan warga setempat telah bersiaga di sekitar lokasi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Evakuasi Longsor Banjarnegara Dihentikan, Tanah Bergerak dan Cuaca Memburuk


(prf/ega)