Warga Palopo Kompak Hadirkan Cahaya Natal dengan Pohon Daur Ulang di Sepanjang Jalan

2026-01-12 02:08:57
Warga Palopo Kompak Hadirkan Cahaya Natal dengan Pohon Daur Ulang di Sepanjang Jalan
PALOPO, - Warga Kelurahan Pattene, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan kompak menghadirkan cahaya natal di lingkungannya.Mereka bergotong royong membuat kreasi pernak-pernik natal dari barang daur ulang.Sejak awal pekan, warga keluar rumah berkumpul di tepi jalan, dan mulai merangkai berbagai bahan sederhana menjadi pohon Natal kreasi mereka.Ada 17 kelompok jemaat di lingkungan tersebut secara serentak membuat pohon Natal.Setiap kelompok menghadirkan desain dan karakter berbeda. Sehingga setiap sudut jalan memiliki tampilan unik yang menambah semarak perayaan Natal 2025.Baca juga: Kota Solo Mulai Berhias Sambut Natal: Pasang 17 Pohon hingga Gelar ParadeDi ruas-ruas jalan, rangka pohon dari bambu dan kayu berdiri tegap. Sebagian dihiasi bola warna-warni, ada yang menggunakan botol plastik daur ulang, hingga potongan kain perca yang dirangkai anak-anak muda setempat.Para ibu menambahkan pernak-pernik kecil, sementara bapak-bapak memasang rangka dan lampu hias.Suasana kerja bersama itu menghidupkan kembali budaya gotong royong yang sudah lama menjadi identitas masyarakat Pattene.“Kami siapkan dulu kerangkanya sampai bisa berdiri. Setelah itu baru pasang lampu dan hiasan,” kata Yunus Mapandin, Koordinator Kelompok 16 Jemaat Maranatha Pattene, Selasa .“Biayanya sekitar tiga juta rupiah satu pohon, tapi semuanya dari sumbangan anggota jemaat, murni swadaya,” imbuhnya.Baca juga: KAI Daop 4 Semarang Beri Diskon Tiket Kereta Ekonomi untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026MUH. AMRAN AMIR Kelurahan Pattene, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Sulawesi selatan, dihiasi kelap-kelip lampu terang cahaya Natal di malam hari, menjadikannya salah satu titik paling meriah dan hangat di Kota Palopo menjelang Natal 2025, Selasa Tahun ini menjadi pertama kalinya pohon Natal buatan warga dipasang di sepanjang jalan lingkungan.Biasanya, dekorasi Natal hanya ada di rumah masing-masing atau di gereja.Namun, Gereja Maranatha Pattene mengimbau setiap kelompok jemaat agar menghiasi lingkungan dengan memasang di pinggir jalan.“Tujuannya supaya suasana Natal terasa untuk semua warga, bukan hanya di dalam gereja,” ujar Yunus.


(prf/ega)