Perampokan Sadis di Palembang Tewaskan Satu Orang, Jejak Kaki Pelaku Jadi Petunjuk

2026-01-12 05:20:19
Perampokan Sadis di Palembang Tewaskan Satu Orang, Jejak Kaki Pelaku Jadi Petunjuk
PALEMBANG, – Polisi menemukan jejak kaki pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Darma Kusuma (52) saat tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di ruko Jalan Pengadilan Lama, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Sumatera Selatan.Jejak tersebut diduga tertinggal ketika pelaku melarikan diri dan menginjak ceceran darah korban di samping mobil.Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan mengatakan dari identifikasi awal, pelaku diduga beraksi seorang diri.Baca juga: Perampokan Ruko di Palembang, Suami Tewas, Istri Sekarat“Terduga pelaku yang teridentifikasi satu orang yang masih kita kejar,” kata Andrie kepada wartawan, Rabu . Polisi kini mengumpulkan bukti tambahan, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi.Korban Darma dan istrinya, Yeni Suwandi (40), dikenal sebagai pengusaha kemplang di Palembang. Mereka tinggal di ruko yang sekaligus menjadi tempat usaha. Dalam kejadian itu, Yeni mengalami luka parah di bagian leher dan kini menjalani perawatan di rumah sakit.“Kami juga masih melakukan penyelidikan dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi, untuk mengumpulkan bukti-bukti pendukung terkait peristiwa tersebut,” ujar Andrie.Tetangga korban, Rudi, mengatakan sempat mendengar teriakan Yeni pada malam kejadian. Ia masuk melalui pintu lantai dua yang terhubung dengan rumah korban dan menemukan Yeni dalam kondisi luka berat, sementara Darma telah tewas.“Pelaku langsung melarikan diri, saya minta tolong ke warga untuk membawa korban ke rumah sakit,” ujarnya.Sebelumnya diberitakan, pasangan itu menjadi korban perampokan pada Selasa malam. Darma ditemukan tewas dengan luka di leher akibat senjata tajam. Sementara Yeni dibawa ke Rumah Sakit Charitas Palembang karena kondisinya kritis.Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa olah TKP telah dilakukan dan lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi.“Anggota masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengejar pelakunya termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi,” kata Nandang.


(prf/ega)