DPR Ingatkan Redenominasi Rupiah Perlu Persiapan Besar-besaran

2026-01-12 05:42:50
DPR Ingatkan Redenominasi Rupiah Perlu Persiapan Besar-besaran
JAKARTA, -Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi H Amro meminta pemerintah berhati-hati dalam menjalankan redenominasi rupiah agar tidak menimbulkan gejolak ekonomi dan kesalahpahaman publik.Fauzi menilai kondisi makro ekonomi Indonesia saat ini relatif stabil dengan inflasi terkendali dan pertumbuhan tenaga kerja positif.Meski begitu, ia menekankan pentingnya persiapan matang sebelum kebijakan redenominasi diterapkan.Baca juga: Kemenkeu Masukkan Redenominasi Rupiah ke Rencana Strategis 5 TahunIa menyebut ada dua aspek utama yang harus dipastikan, yaitu kesiapan teknis dan manajemen komunikasi publik.“Persiapan teknis yaitu sosialisasi besar-besaran, penyesuaian sistem akuntansi, pembaruan aplikasi perbankan, mesin Electronic Data Capture (EDC), kasir ritel, serta persiapan pencetakan uang baru. Semua harus sinkron,” kata Fauzi saat dihubungi Kompas.com, Minggu .Fauzi menekankan, manajemen komunikasi publik menjadi kunci agar masyarakat memahami redenominasi bukan sanering atau pemotongan nilai uang.Ia menegaskan, nilai rupiah tidak akan berubah setelah redenominasi.“Nilai uang Rp 1.000 ketika diubah menjadi Rp 1 tetap memiliki nilai yang sama. Tidak ada pengurangan nilai uang atau tabungan rakyat,” ujarnya.Baca juga: Pimpinan Komisi XI Nilai Momen Redenominasi Rupiah Purbaya TepatMenurut politikus Partai NasDem itu, beberapa negara gagal menjalankan redenominasi karena lemahnya sosialisasi dan kondisi ekonomi yang belum stabil.Ia menilai, risiko inflasi pasca-redenominasi akan kecil jika pemerintah menjalankan prosesnya dengan disiplin dan terencana.“Selama Indonesia mengelola prosesnya dengan disiplin, risikonya sangat kecil,” kata Fauzi.


(prf/ega)