Bulog Kirim 48 Ton Beras Premium ke Batam, Redam Impor Ilegal

2026-01-12 06:27:13
Bulog Kirim 48 Ton Beras Premium ke Batam, Redam Impor Ilegal
JAKARTA, - Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Perum Bulog menggelontorkan 48 ton beras premium ke Pulau Batam, Kepulauan Riau.Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyebut, pengiriman ini sebagai respons masuknya beras impor ilegal ke Batam."Nah untuk hari ini karena prioritas kita dorong ke Batam, sebagai langkah tindak lanjut supaya tidak adanya lagi isu-isu terkait adanya impor beras," kata Rizal dalam peninjauan pengiriman beras premium Bulog ke Batam dari Gudang Bulog di Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Kamis .Baca juga: Bansos Beras Dilanjutkan pada 2026? Ini Penjelasan Dirut BulogMasing-masing kontainer berisi 12 ton beras premium merek Punokawan dan 12 ton Sentra Ramos dikirimkan dengan dua kontainer.Diharapkan langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan sekaligus memastikan tidak ada kekhawatiran masyarakat terkait isu-isu impor beras menjelang momentum libur panjang akhir tahun.Rizal menjelaskan bahwa dua brand beras premium Sentra Ramos dan Punokawan yang mereka kirim merupakan produk yang layak dan sehat untuk dikonsumsi.Kedua beras premium ini dibanderol dengan harga eceran tertinggi Rp 14.900 per kilogram. Ia menekankan bahwa harga tersebut stabil dengan kualitas terbaik.Baca juga: Bulog Salurkan Bantuan Pangan bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung SemeruSaat ini menurut Rizal, Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog tercatat 3,8 juta ton. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk tidak mengimpor beras karena Indonesia diyakini akan mencapai swasembada beras tahun ini.Tidak hanya stok CBP yang cukup banyak, produksi dalam negeri juga diprediksi akan mencapai 34 juta ton. Sebab itulah Indonesia ditegaskan kembali tidak memerlukan importasi. Jumlah produksi tersebut telah naik dibandingkan tahun lalu.


(prf/ega)