JAKARTA, - Memasuki tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, cita-cita menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen perlu semakin gencar direalisasikan. Dalam hal ini, infrastruktur menjadi salah satu poin penting untuk mencapai cita-cita tersebut.Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan pentingnya integrasi pembangunan fisik dan sosial.Baca juga: Spin-off Bisnis Fiber Telkom Dinilai Upaya Optimalisasi Aset Infrastruktur/ AGUSTINUS RANGGA RESPATI Balairung Dialogue 2025 ?Dari Infrastruktur ke Inklusivitas: Jalan Menuju Ekonomi 8 Persen yang diselenggarakan Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara) bersama Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI), Selasa .Hal tersebut dilakukan dengan mempercepat pemerataan pembangunan antar wilayah, memperkuat konektivitas nasional, dan mendorong pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di luar Pulau Jawa.Menurut dia, infrastruktur kini dirancang tidak hanya sebagai sarana produktivitas. Lebih dari itu, infrastruktur juga bisa menjadi alat keadilan sosial dan pengokohan persatuan bangsa.“Infrastruktur menjadi tulang punggung untuk mendukung food security, energy security, dan water security,” ujar Agus dalam Balairung Dialogue 2025 “Dari Infrastruktur ke Inklusivitas: Jalan Menuju Ekonomi 8 Persen yang diselenggarakan Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara) bersama Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI), Selasa .Berbicara infrastruktur yang inklusif, Agus menjelaskan bahwa pemerintah saat ini telah mengubah paradigma terkait pembangunan. Dalam hal ini, fokus utama bukanlah tentang lebih banyak infrastruktur melainkan tepat sasaran.Baca juga: Asosiasi Infrastruktur Menara Telko Minta Perusahaan Jaga Iklim UsahaSebagai contoh, Agus yang merupakan bagian dari Ikastara tersebut menggambarkan, ketika hendak membangun sebuah bendungan, kini tak lagi terkait seberapa bagus bendungan tersebut.
(prf/ega)
Peran Sektor Infrastruktur Dukung Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
2026-01-12 18:58:08
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 18:20
| 2026-01-12 17:31
| 2026-01-12 17:27
| 2026-01-12 17:04










































