Jejak Dakwah di Samosir, Cerita Perjuangan Pendakwah di Tengah Minoritas

2026-02-04 08:56:52
Jejak Dakwah di Samosir, Cerita Perjuangan Pendakwah di Tengah Minoritas
Jakarta - Dompet Dhuafa Sumatera Utara menggelar kegiatan berbagi kebahagiaan bertajuk Heartventure bersama puluhan vlogger dan content creator dengan memberikan bingkisan kepada masyarakat di Pulau Samosir, Sumatera Utara.Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan berbagai program pemberdayaan yang dijalankan Dompet Dhuafa di daerah tersebut.Kepala Dompet Dhuafa Sumatera Utara, Sulaiman, mengatakan bahwa Heartventure menjadi momentum untuk memperkenalkan program penugasan pendakwah agama Islam atau DAI di Pulau Samosir.AdvertisementProgram tersebut bertujuan memperkuat pembinaan keagamaan bagi masyarakat muslim di wilayah yang jumlah pemeluk Islamnya sangat kecil."Bagaimana DAI yang berjuang mengajarkan pendidikan Islam di daerah ini dan jaraknya cukup jauh, sehingga kita ingin menyampaikan ke rekan content creator bahwa perjuangan dakwah di Samosir tidak semudah yang kita bayangkan,” ujar Sulaiman, Rabu .Dia menjelaskan bahwa program DAI sangat diperlukan karena masyarakat muslim di Pulau Samosir kesulitan mendapatkan pengajaran agama. Populasi muslim di wilayah tersebut hanya sekitar dua persen dari total penduduk.Program DAI di Samosir telah berjalan sejak 2014 dan menjadi bagian dari program nasional Dompet Dhuafa yang sudah dimulai pada 2006, termasuk penempatan DAI di Deli Serdang, Karo, Pulau Nias, hingga wilayah perbatasan Aceh.“Untuk Deli Serdang sekarang sudah dibangun sekolah tingkat TK sampai SMA,” kata Sulaiman. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-04 06:57