Polri Diminta Perkuat Pencegahan dan Respons Kasus Penculikan Anak

2026-01-12 04:41:56
Polri Diminta Perkuat Pencegahan dan Respons Kasus Penculikan Anak
JAKARTA, - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Nasdem Lola Nelria Oktavia mendorong aparat Kepolisian untuk memperkuat langkah pencegahan dan respons cepat, termasuk dalam menangani maraknya kasus penculikan anak di berbagai daerah.Hal ini sekaligus merespons pernyataan Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo yang mengakui bahwa banyak pejabat kepolisian di level wilayah belum menunjukkan kinerja optimal.Menurut Lola, hal tersebut merupakan masukan penting yang harus ditindaklanjuti secara serius oleh internal Polri guna memastikan pelayanan publik yang optimal.“Komisi III memandang evaluasi internal ini sebagai langkah perbaikan yang harus diperkuat,” ucap Lola, Kamis .Baca juga: Refly Harun Cs Walk Out, Jimly Asshiddiqie: Saya Hargai Sikapnya, Itu Aktivis SejatiPolitikus Partai Nasdem ini menekankan bahwa Polsek merupakan garda terdepan yang harus memiliki standar kinerja yang kuat, baik dalam hal investigasi, kesiapsiagaan, maupun kemampuan merespons aduan masyarakat.Polri diminta memastikan seluruh unit di daerah agar tidak hadir secara administratif saja, tetapi mampu memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat.Karena itu, Komisi III DPR akan meminta Polri melakukan pembenahan yang lebih sistematis, termasuk peningkatan kapasitas SDM, pengawasan kinerja, dan penyempurnaan SOP penanganan kasus kekerasan terhadap anak maupun orang hilang.“Ini prioritas. DPR akan terus mengawal,” tegas Lola.Menurut dia, keselamatan dan keamanan warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, merupakan mandat yang tidak bisa dinegosiasikan.Komisi III DPR, kata Lola, juga menekankan pembenahan yang dilakukan Polri harus bisa memperkuat kehadiran institusi Kepolisian di tengah masyarakat dan mengurangi potensi kejahatan yang menyasar anak-anak.Baca juga: Empat Pendemo Rusuh Akhir Agustus Didakwa Serang Polisi di Mapolres JakutLebih lanjut, Lola juga menyoroti soal kasus-kasus penculikan anak.Menurut Lola, setiap laporan orang hilang wajib ditindaklanjuti tanpa menunda waktu.Sebab, kecepatan adalah faktor penentu dalam penyelamatan korban, terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan anak di bawah umur.“Negara wajib hadir. Deteksi dini, respons cepat, dan edukasi masyarakat adalah kunci,” tegas Lola.Adapun belakangan ini, kasus penculikan anak sedang menjadi sorotan.Salah satu yang viral terkait penculikan Bilqis, bocah tiga tahun asal Makassar.Baca juga: Tanggapi Putusan MK, Bahlil Sebut Polisi Aktif Bantu Kinerja Kementerian ESDMBilqis hilang saat bermain di sekitar Taman Pakui Sayang, Makassar, pada Minggu , dan ditemukan enam hari kemudian di Jambi.Polisi mengungkap bahwa Bilqis diculik untuk dijual dengan harga Rp 3 juta di Makassar, dan nilainya meningkat hingga puluhan juta di luar daerah.Kepulangan Bilqis ke Makassar pada Minggu disambut haru, sekaligus menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah dalam memperkuat perlindungan anak.


(prf/ega)