Prabowo Sentil Pihak Pemerintah yang Lambat: Terlalu Menghamba ke Aturan

2026-01-12 03:26:02
Prabowo Sentil Pihak Pemerintah yang Lambat: Terlalu Menghamba ke Aturan
JAKARTA, - Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan ada pihak di pemerintahan yang lambat bergerak dan terlalu menghamba kepada aturan.Hal ini dikemukakan Prabowo seusai menerima laporan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait sisa anggaran yang dimiliki pemeritah."Saya dapat laporan dari Menteri Keuangan, sisa anggaran yang kita bisa hemat cukup besar dan di sana-sini masih ada pihak-pihak dari pemerintah kita sendiri yang kurang cepat bergerak, terlalu banyak menghamba kepada peraturan," kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin .Baca juga: Prabowo Terbitkan Perpres Baru Atur Skema Pembayaran Pupuk Subsidi Prabowo mengatakan, peraturan adalah produk buatan manusia sehingga semestinya diubah bila aturan itu tidak menguntungkan rakyat."Peraturan dibuat oleh manusia, kalau peraturan yang tidak menguntungkan bangsa dan rakyat, maka peraturan itu harus segera kita ubah," tegas dia.Ia mewanti-wanti jangan sampai ada korporasi swasta yang mengalahkan negara."Tidak boleh ada korporasi yang mengalahkan negara. Kita butuh korporasi, kita butuh dunia usaha swasta, tetapi dia tidak boleh mengatur negara dan mengalahkan negara," ucap Prabowo.Ia menegaskan, cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menyangkut hajat hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara.Baca juga: Prabowo: Beri Penghargaan ke TNI, Polisi, dan Dokter di Banjir SumateraSelain itu, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya juga harus dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat."Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional," kata Prabowo."Saya sudah pelajari beberapa konstitusi negara-negara lain, mereka semua punya semacam ini. Malah lebih, lebih keras lagi, dan mereka yang melaksanakan ini ekonominya, ekonominya benar-benar drastis meningkat," ujar dia.


(prf/ega)