- Sebanyak 110 kepala keluarga (KK) di Desa Gunong Kong, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, hingga Minggu masih terisolasi usai jembatan rangka baja yang menjadi akses utama warga hancur diterjang banjir bandang pekan lalu.“Saat ini akses transportasi masyarakat masih terputus, banyak warga terkurung akibat putusnya jembatan,” kata Kepala BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinaldi.Jembatan yang runtuh tersebut memiliki bentang sekitar 120 meter dengan lebar 5–6 meter. Selama ini, jembatan itu menjadi satu-satunya akses warga menuju pusat kecamatan dan ibu kota kabupaten.Baca juga: Bupati Nagan Raya Angkat Tangan, Bantuan Pemerintah Pusat Tak Kunjung DatangDengan putusnya jembatan, warga kini terpaksa menggunakan perahu mesin untuk keluar desa dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.Kendati terisolasi, BPBD Nagan Raya memastikan bantuan tetap disalurkan.“Kami telah mendistribusikan aneka bantuan kepada 110 KK di Desa Gunong Kong, sehingga masyarakat tidak kekurangan pasokan bahan pokok,” ujarnya.BPBD juga terus menyalurkan bantuan ke sejumlah titik terdampak banjir bandang lainnya selama masa tanggap darurat.Pemerintah Kabupaten Nagan Raya sebelumnya mencatat sebanyak 1.807 rumah di tiga kecamatan rusak akibat banjir bandang. Kerusakan tersebut meliputi:Tak hanya merusak permukiman warga, banjir bandang dan banjir luapan juga memaksa 8.440 jiwa (2.510 KK) untuk mengungsi.“Jumlah pengungsi terbanyak berada di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang dengan 2.156 jiwa atau 714 KK,” kata Irfanda Rinaldi.Baca juga: Bupati Nagan Raya Aceh: Sepekan Kami Belum Terima Bantuan dari Pusat, Kami Sangat BerharapBerikut data sebaran pengungsi dari BPBD Nagan Raya:Kecamatan Beutong Ateuh BanggalangKecamatan Darul MakmurKecamatan Tripa Makmur“Di Kecamatan Tadu Raya tidak ada warga yang mengungsi,” tambah Irfanda.Baca juga: Nagan Raya Aceh Belum Dapat Satu Pun Bantuan Pusat, Anggaran Daerah Tak Mampu Tangani Dampak Banjir
(prf/ega)
110 KK di Nagan Raya Aceh Masih Terisolasi Akibat Jembatan Putus Dihantam Banjir Bandang
2026-01-10 09:56:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-10 09:39
| 2026-01-10 09:12
| 2026-01-10 08:39
| 2026-01-10 08:30










































