Sangat Siluman, Drone CH-7 China Sukses Terbang Perdana

2026-02-03 19:11:59
Sangat Siluman, Drone CH-7 China Sukses Terbang Perdana
BEIJING, – China memulai tahap uji terbang untuk drone berkecepatan tinggi CH-7 setelah pesawat nirawak tersebut berhasil menyelesaikan penerbangan perdananya.Uji terbang pertama ini dilakukan di sebuah bandara di wilayah barat laut China dan menandai langkah penting dalam pengembangan pesawat nirawak sayap terbang berukuran besar tersebut.Informasi tersebut diperoleh Global Times dari Akademi ke-11 China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) pada Senin . CH-7 sebelumnya telah menarik perhatian luas publik setelah beberapa kali dipamerkan dalam ajang Airshow China.Baca juga: Harga F-35A Naik, Swiss Kurangi Pembelian Jet Tempur ASLi Jianhua dari CASC mengatakan, penerbangan perdana merupakan tahap yang sangat krusial bagi pengembangan sebuah pesawat.Menurutnya, tujuan utama uji terbang pertama CH-7 adalah untuk memverifikasi kelayakan rancangan desain serta kemajuan terobosan teknologi utama yang diusung drone tersebut.“Penerbangan perdana adalah tonggak yang sangat penting bagi setiap pesawat. Tujuan utamanya adalah memverifikasi secara efektif rasionalitas skema desain dan kemajuan terobosan teknologi kunci,” ujar Li kepada Global Times.Li menjelaskan, dibandingkan dengan drone lain, CH-7 harus menjalani pengujian lebih banyak teknologi kritis sehingga tingkat kesulitannya jauh lebih tinggi.Drone ini mengadopsi konfigurasi aerodinamika sayap terbang tanpa ekor dengan rasio aspek tinggi, yang membuat sistemnya lebih kompleks.“Konfigurasi ini secara inheren juga menghadapi persoalan stabilitas arah. Faktor-faktor tersebut secara kolektif meningkatkan tingkat kesulitan dan risiko penerbangan perdananya,” kata Li.Dalam penerbangan perdananya, CH-7 menjalani pengujian performa dasar, termasuk lepas landas dan pendaratan secara otonom, pengendalian sikap terbang, serta pelacakan lintasan.Li menyebut hasil uji terbang tersebut sangat sukses dan sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi desain serta hasil simulasi yang telah ditetapkan sebelumnya.Meski demikian, uji terbang pertama ini baru mencakup karakteristik terbang paling dasar.Selanjutnya, CH-7 dijadwalkan menjalani serangkaian pengujian lanjutan, termasuk pengujian performa terbang serta verifikasi fungsi muatan misi.AFP / WANG ZHAO Wujud drone siluman CH-7 yang ditampilkan dalam ajang pameran kedirgantaraan Airshow China 2018 di kota Zhuhai.CH-7 dirancang dengan konfigurasi aerodinamika sayap terbang berasio aspek tinggi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Kondisi di Indonesia sangat berbeda. Sejumlah perguruan tinggi besar masih sangat bergantung pada dana mahasiswa. Struktur pendapatan beberapa kampus besar menggambarkan pola yang jelas:Data ini memperlihatkan satu persoalan utama: mahasiswa masih menjadi “mesin pendapatan” kampus-kampus di Indonesia. Padahal di universitas top dunia, tuition hanya berkontribusi sekitar 20–25 persen terhadap total pemasukan.Ketergantungan ini menimbulkan tiga risiko besar. Pertama, membebani keluarga mahasiswa ketika terjadi kenaikan UKT. Kedua, membatasi ruang gerak universitas untuk berinvestasi dalam riset atau membangun ekosistem inovasi. Ketiga, membuat perguruan tinggi sangat rentan terhadap tekanan sosial, ekonomi, dan politik.Universitas yang sehat tidak boleh berdiri di atas beban biaya mahasiswa. Fondasi keuangannya harus bertumpu pada riset, industri, layanan kesehatan, dan endowment.Baca juga: Biaya Kuliah 2 Kampus Terbaik di di Indonesia dan Malaysia, Mana yang Lebih Terjangkau?Agar perguruan tinggi Indonesia mampu keluar dari jebakan pendanaan yang timpang, perlu dilakukan pembenahan strategis pada sejumlah aspek kunci.1. Penguatan Endowment Fund Endowment fund di Indonesia masih lemah. Banyak kampus memahaminya sebatas donasi alumni tahunan. Padahal, di universitas besar dunia, endowment adalah instrumen investasi jangka panjang yang hasilnya mendanai beasiswa, riset, hingga infrastruktur akademik. Untuk memperkuat endowment di Indonesia, diperlukan insentif pajak bagi donatur, regulasi yang lebih fleksibel, dan strategi pengembangan dana abadi yang profesional serta transparan.2. Optimalisasi Teaching Hospital dan Medical Hospitality

| 2026-02-03 18:41