LHOKSEUMAWE, – Empat daerah di Provinsi Aceh, yaitu Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, dan Kabupaten Aceh Timur, Rabu , nyaris lumpuh akibat banjir yang meluas. Aktivitas perkantoran, perdagangan, dan pendidikan terhenti. Jaringan listrik juga padam.Banjir merendam jalan nasional lintas Medan–Banda Aceh. Hanya truk besar dengan roda sepuluh yang bisa melintas. Kondisi itu terlihat di jalan nasional Desa Meunasah Masjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.Selain itu, badan jalan di Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Dua, juga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.Baca juga: Kabel Transmisi Putus akibat Banjir, Listrik di Sebagian Aceh PadamRibuan warga dari empat daerah tersebut mengungsi ke sejumlah titik pengungsian.Zulfadli, warga Desa Meunasah Masjid, menyebut listrik padam lebih dari 24 jam.“Kami harap PLN bisa mencari solusi agar listrik bisa menyala. Kami sudah mengungsi ke rumah lebih tinggi,” ujarnya.Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menggelar rapat darurat di pendopo untuk merespons banjir yang terus meluas.“Pagar di Rumah Sakit Zubir Mahmud sudah tumbang karena banjir. Saya sedang tinjau sejumlah titik dan mengatasi segera jangka pendek, segera kami update lagi,” kata Al-Farlaky.Banjir di Aceh telah memasuki hari kelima. Hujan deras yang terjadi terus menerus menyebabkan sejumlah sungai meluap ke permukiman penduduk.
(prf/ega)
Empat Kabupaten di Aceh Lumpuh karena Banjir, Listrik Padam dan Warga Mengungsi
2026-01-12 07:05:15
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:17
| 2026-01-12 06:16
| 2026-01-12 05:51
| 2026-01-12 05:41










































