Prakiraan Cuaca Jakarta: Jakpus, Jakbar dan Jaksel Hujan Riang Siang Ini

2026-01-12 09:42:54
Prakiraan Cuaca Jakarta: Jakpus, Jakbar dan Jaksel Hujan Riang Siang Ini
Pemprov DKI Jakarta menyampaikan prakiraan cuaca hari ini. Diprediksi hari ini sejumlah wilayah akan mengalami hujan ringan pada siang hari.Berdasarkan data BMKG yang disampaikan Pemprov Jakarta, prakiraan cuaca pada Minggu di wilayah Jakarta Barat (Jakbar), Jakarta Pusat (Jakpus) dan Jakarta Selatan (Jaksel) akan turun hujan ringan pada pukul 13.00 WIB.Hujan ringan di Jaksel diprediksi dimulai pukul 07.00 WIB, pukul 10.00 WIB, pukul 13.00 WIB dan pukul 16.00 WIB. Sementara itu, wilyah Jakpus dan Jakbar ringan diprediksi mulai turun pukul 13.00 dan 16.00 WIB.Berikut prediksi cuaca Jakarta selengkapnya bisa disimak melalui pantaubanjir.jakarta.go.id:Kepulauan Seribu- 01.00 WIB 28 °C Cerah 79%- 04.00 WIB 28 °C Berawan 77%- 07.00 WIB 28 °C Berawan 82%- 10.00 WIB 28 °C Berawan 78%- 13.00 WIB 28 °C Berawan 77%- 16.00 WIB 29 °C Berawan 75%- 19.00 WIB 28 °C Berawan 80%- 22.00 WIB 28 °C Berawan 81%Jakarta Pusat- 01.00 WIB 24 °C Cerah 96%- 04.00 WIB 24 °C Berawan 96%- 07.00 WIB 27 °C Berawan 86%- 10.00 WIB 30 °C Berawan 73%- 13.00 WIB 29 °C Hujan Ringan 77%- 16.00 WIB 27 °C Hujan Ringan 83%- 19.00 WIB 26 °C Berawan 88%- 22.00 WIB 26 °C Berawan 91%Jakarta Utara- 01.00 WIB 25 °C Cerah 94%- 04.00 WIB 25 °C Berawan 95%- 07.00 WIB 27 °C Berawan 87%- 10.00 WIB 29 °C Berawan 73%- 13.00 WIB 29 °C Berawan 75%- 16.00 WIB 27 °C Berawan 82%- 19.00 WIB 27 °C Berawan 86%- 22.00 WIB 26 °C Berawan 89%Jakarta Barat- 01.00 WIB 24 °C Cerah 97%- 04.00 WIB 24 °C Udara Kabur 97%- 07.00 WIB 27 °C Berawan 84%- 10.00 WIB 30 °C Berawan 73%- 13.00 WIB 29 °C Hujan Ringan 76%- 16.00 WIB 27 °C Hujan Ringan 83%- 19.00 WIB 26 °C Berawan 90%- 22.00 WIB 25 °C Berawan 92%Jakarta Selatan- 01.00 WIB 24 °C Cerah 97%- 04.00 WIB 24 °C Berawan 96%- 07.00 WIB 27 °C Hujan Ringan 86%- 10.00 WIB 30 °C Hujan Ringan 71%- 13.00 WIB 29 °C Hujan Ringan 76%- 16.00 WIB 27 °C Hujan Ringan 85%- 19.00 WIB 26 °C Berawan 91%- 22.00 WIB 25 °C Berawan 94%


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-01-12 08:39