Tindak Pelaku Balap Liar, Kakorlantas: Kami Suruh Sujud kepada Orangtuanya

2026-02-03 19:23:59
Tindak Pelaku Balap Liar, Kakorlantas: Kami Suruh Sujud kepada Orangtuanya
JAKARTA, - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkap cara jajarannya menindak pelaku balap liar.Sepanjang Operasi Zebra pada November 2025, polisi sudah mengamankan 100 pembalap liar."Jadi 100, kita tangkap balap liar, tidak kami tilang, Pak. Kami bawa ke Polres, kami bawa ke Polda," kata Agus dalam rapat Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis .Namun, Agus mengatakan, tidak semua para pembalap liar ditilang, melainkan dipanggil orang tuanya.Polisi pun menyuruh para pembalap liar sujud di kaki orang tua mereka masing-masing, kemudian mereka boleh dipulangkan.Baca juga: Cita-cita Kakorlantas, Warga Bisa Bayar Pajak Kendaraan Semudah Membeli Pulsa"Pagi kami panggil orang tuanya, suruh sujud kepada orang tuanya, terus kami panggil gurunya, kita suruh pulang, Pak," ujar dia.Akan tetapi, ia menekankan, pembalap liar yang menggunakan knalpot brong tetap ditilang."Kecuali yang kosong kendaraannya, yang brong itu tetap kita tilang," kata Agus.Jenderal bintang dua ini menerangkan, langkah ini diambil untuk mengedepankan nilai humanis."Tetapi kita mengedepankan humanis, supaya kita tetap dengan masyarakat. Jadi polisi tidak dibenci, Pak," kata dia.Baca juga: Komisi III Singgung Kakorlantas Harus Bintang 3, Polantas Tepuk Tangan RiuhAgus mengaku tidak bangga jika harus melakukan penegakan hukum tanpa lebih dahulu melakukan upaya yang humanis.Oleh karenanya, Korlantas mendorong cara-cara humanis dengan melakukan komunikasi untuk memberi edukasi ke masyarakat."Dan ini, balap liar ini, bukan hanya satu aspek pelanggaran, ini adalah aspek sosial, ini adalah kenakalan remaja," tuturnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-03 18:41