Didukung KDM, Farhan Putuskan Bongkar Teras Cihampelas Senilai Rp 74 Miliar di 2026 Pakai Dana APBD

2026-01-12 05:25:59
Didukung KDM, Farhan Putuskan Bongkar Teras Cihampelas Senilai Rp 74 Miliar di 2026 Pakai Dana APBD
- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kota Bandung untuk membongkar Teras Cihampelas atau Skywalk Cihampelas.Dukungan ini disampaikan di tengah polemik panjang terkait keberadaan infrastruktur tersebut, yang sejak dibangun kerap menuai pro dan kontra dari masyarakat, pelaku usaha, hingga pengamat tata kota.Menurut Dedi, permintaan pembongkaran Teras Cihampelas sebenarnya telah ia sampaikan kepada Wali Kota Bandung Muhammad Farhan sejak lama.Baca juga: Dukung Bongkar Teras Cihampelas, Dedi Mulyadi: Besi-besi Halangi Pandangan, Estetika RusakIa menilai keberadaan skywalk tersebut justru tidak memberikan nilai tambah bagi kawasan Jalan Cihampelas yang selama ini dikenal sebagai pusat ekonomi dan pariwisata yang sudah berkembang secara alami.Dedi menjelaskan bahwa kawasan Cihampelas pada dasarnya telah memiliki ekosistem ekonomi yang mapan.Di sepanjang ruas jalan tersebut berdiri hotel, pusat perbelanjaan, restoran, serta berbagai outlet yang sejak lama menjadi penggerak ekonomi kawasan.“Cihampelas itu ekonominya sudah mapan. Ada hotel, ada Ciwalk, kemudian outlet, rapi dan restoran ekonominya sudah tumbuh dari dulu tumbuh. Justru dengan adanya Teras Cihampelas ini, mereka itu menjadi tidak kelihatan,” kata Dedi saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu .Baca juga: Dedi Mulyadi kepada Farhan: Teras Cihampelas Bongkar Saja, Tidak Ada Pilihan!Ia menilai secara visual kawasan tersebut sejatinya sudah memiliki estetika yang cukup baik. Namun, keberadaan pilar-pilar besi Teras Cihampelas justru menutup pandangan dan merusak tata visual kawasan.“Walaupun dicat kanan-kiri berwarna, tetap saja besi-besi itu menjadi penghalang pandangan dan membuat estetika menjadi rusak,” ucap Dedi.Karena itu, menurutnya, tidak ada pilihan lain selain melakukan pembongkaran. Bahkan, Dedi meragukan jika perbaikan atau pengecatan ulang dapat menyelesaikan persoalan mendasar dari keberadaan bangunan tersebut.“Jadi kalau saya sih ke Pak Wali, sudah bongkar. Enggak ada pilihan. Karena gini, kalaupun misalnya nanti dibikin lagi, dicat lagi, di atas lagi, dibikin jualan lagi, enggak akan lama bertahan. Secara estetika gimana? Goreng!” ujar Dedi.Baca juga: Farhan Bakal Bongkar Teras Cihampelas karena Tak Miliki PBG dan SLF, Apa Itu?Tangkapan layar video Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Farhan saat bertemu di Kota Bandung, Selasa . Sebelumnya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengumumkan rencana pembongkaran Teras Cihampelas, meskipun pada awal masa jabatannya sempat menyatakan tidak akan membongkar bangunan tersebut.Keputusan ini diambil setelah Pemerintah Kota Bandung melakukan penelusuran administratif dan teknis terhadap bangunan skywalk tersebut.Farhan mengungkapkan bahwa Teras Cihampelas ternyata tidak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) maupun Sertifikat Laik Fungsi (SLF), dua dokumen penting yang menjadi syarat utama sebuah bangunan publik dapat digunakan.“Teras Cihampelas itu tidak punya PBG, tidak punya SLF, asli ini mah. Tidak ada PBG-nya, tidak ada Sertifikat Laik Fungsi-nya, jadi memang harus dibongkar,” ujar Farhan saat ditemui di Hotel Grandia, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Senin .Baca juga: Optimalisasi Aset, KAI Properti Buka Hotel Truntum Cihampelas Bandung


(prf/ega)