Siaga Jelang Nataru, Samarinda Siapkan Skema Pengamanan Gereja hingga Car Free Night Disiapkan

2026-01-12 05:41:50
Siaga Jelang Nataru, Samarinda Siapkan Skema Pengamanan Gereja hingga Car Free Night Disiapkan
SAMARINDA, - Pemerintah Kota Samarinda telah menetapkan status siaga menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.Pengamanan terpadu disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat, mulai dari ibadah, perayaan malam tahun baru, hingga mobilitas di ruang publik dan kawasan rawan banjir.Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa pengamanan Nataru tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup stabilitas harga kebutuhan pokok, kelancaran distribusi logistik, serta ketertiban dan keselamatan masyarakat.Baca juga: Lonjakan Kendaraan Diprediksi 17 Persen, Dishub Jatim Siapkan Ribuan Armada Periode Nataru“Persiapan Nataru kita lakukan secara menyeluruh. Mulai dari ketersediaan bahan pokok, pengendalian harga, pengamanan ibadah, sampai rekayasa lalu lintas dan pengamanan malam pergantian tahun,” ujarnya pada Selasa .Pada malam tahun baru, Pemkot memastikan pelaksanaan car free night di kawasan Gajah Mada–Teras Samarinda akan tetap berjalan.Sejumlah instansi, termasuk Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan aparat keamanan, akan diterjunkan untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung serta potensi gangguan ketertiban.Andi Harun juga menekankan pentingnya antisipasi bencana, khususnya banjir, yang menjadi perhatian utama selama momentum Nataru.Pemerintah daerah telah menyiagakan perangkat terkait untuk merespons cepat jika terjadi kondisi darurat.Di sisi lain, Pemkot Samarinda memastikan stok bahan kebutuhan pokok dan penting (bapokting) dalam kondisi aman.Pemerintah juga melakukan pengawasan distribusi dan stabilisasi harga agar lonjakan permintaan selama Nataru tidak memicu gejolak harga.Baca juga: Pertamina Cek Fuel Terminal Tegal Jelang Nataru, Stok BBM Tersedia 6.000 Kiloliter“Jangan sampai momen perayaan justru memberatkan masyarakat. Stok aman, distribusi lancar, dan harga tetap kita kendalikan,” kata Andi Harun.Untuk menjaga ketertiban umum, Pemkot bersama aparat akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, seperti peredaran minuman keras, kegiatan yang berisiko kebakaran, serta gangguan ketenteraman lingkungan.Pengamanan khusus juga difokuskan pada tempat ibadah.Pemkot menegaskan komitmen menjamin umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Nataru dengan aman dan khidmat, sekaligus memperkuat citra Samarinda sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kebersamaan.“Kita ingin suasana ibadah berlangsung aman dan nyaman. Ini juga menjadi pesan bahwa Samarinda adalah kota yang rukun dan saling menjaga,” ujarnya.


(prf/ega)