Kakorlantas Ucapkan Selamat Natal: Damai Menyertai Kita Semua

2026-02-05 14:29:52
Kakorlantas Ucapkan Selamat Natal: Damai Menyertai Kita Semua
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru untuk masyarakat. Dia ingin masyarakat bersuka cita dalam momen perayaan Natal ini."Dan tentunya dalam kesempatan ini, Bapak Kapolri melalui kami juga mengucapkan Selamat Natal bagi rekan-rekan yang merayakan, dan selamat tahun baru bagi seluruh masyarakat," kata Irjen Agus di kawasan Cawang, Jakarta Selatan, Kamis (25/12/2025).Selanjutnya, Irjen Agus berharap masyarakat di Indonesia damai dalam momen Natal tahun ini. Dia berharap cuaca bersahabat sehingga kegiatan masyarakat berjalan lancar."Semoga damai Natal menyertai kita semua dan cuaca juga bersahabat sehingga semua kegiatan masyarakat di akhir tahun ini bisa berjalan dengan baik," ucap dia.Dia menyebut sekitar 1,2 juta kendaraan meninggalkan Jakarta hari ini pada momen libur Natal dan Tahun Baru. Mereka keluar ke arah Bandung, Jawa Timur maupun Sumatera."Total proyeksi dari 2,9 juta, saat ini sudah masuk di angka 41,5% kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju ke arah Jawa maupun ke arah Sumatera," kata Irjen Agus.Irjen Agus menambahkan, puncak arus mudik pertama berlangsung Sabtu (20/12) dengan kendaraan yang melintas sebesar 189.000 kendaraan. Lalu puncak arus mudik selanjutnya berlangsung Rabu (24/12) dengan selisih angka yang tipis."Dan untuk puncak arus mudik yang kedua, itu dimulai dari tadi malam sampai dengan tadi pagi, mencapai angka 201.000 kendaraan," ucap dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-05 14:31