Dibangun Lagi, Ponpes Al Khoziny Terima Dua Sertifikat Tanah Wakaf

2026-01-12 15:20:35
Dibangun Lagi, Ponpes Al Khoziny Terima Dua Sertifikat Tanah Wakaf
JAKARTA, - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyerahkan dua sertifikat tanah wakaf kepada Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, KH Abdus Salam Mujib, di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.Penyerahan sertifikat wakaf tersebut jadi dasar legalitas untuk proses pembangunan dua gedung baru fasilitas pendidikan di ponpes tersebut.Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian ATR/BPN Jonahar, sertifikat wakaf ini diserahkan agar proses pembangunan dapat berjalan dengan tertib, aman secara hukum, dan memberikan kepastian bagi pesantren ke depan."Semoga pembangunan fasilitas baru ini membawa keberkahan dan manfaat yang lebih besar bagi santri dan masyarakat,” ujar Jonahar dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Senin .Baca juga: Ponpes Al Khoziny Resmi Dibangun Ulang, Didanai APBN Rp 125,3 MiliarPenyerahan sertifikat ini dilakukan bersamaan dengan acara groundbreaking pembangunan Pesantren Al-Khoziny.Pembangunan gedung baru Ponpes Al-Khoziny akan dilakukan di atas lahan seluas 4.157 meter persegi di Jalan Siwalan Panji II, Buduran berdekatan dengan bangunan lama yang ambruk pada September 2025.Proyek meliputi pembangunan gedung asrama dan pendidikan lima lantai, serta masjid empat lantai.Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) sekaligus Ketua Satgas Nasional Penataan Pembangunan Pesantren Muhaimin Iskandar yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, proyek pembangunan ini direncanakan rampung pada Juni 2026 mendatang.Langkah ini menurutnya jadi wujud kolaborasi pemerintah dalam memberikan keamanan bagi masyarakat, dalam hal ini lembaga pendidikan.“Ini momentum untuk bersama-sama mengingatkan perlunya kolaborasi pemerintah, lembaga pendidikan untuk terus melakukan perbaikan secara terencana sehingga tidak ada kecelakaan, rasa tidak rasa aman sehingga memberikan perlindungan kuat kepada para santri seluruh Indonesia,” ujar Muhaimin.Baca juga: Asrama Putri Ponpes Situbondo Roboh, Kementerian PU Lanjutkan Audit MenyeluruhPengasuh Pesantren Al-Khoziny KH Abdus Salam Mujib menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian pemerintah dalam upaya rekonstruksi pesantren. Dukungan ini sangat berarti bagi keberlanjutan pendidikan di Al-Khoziny.


(prf/ega)