JAKARTA, – Di tengah ketatnya persaingan industri telekomunikasi, PT Remala Abadi Tbk. (DATA) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal III (Q3) 2025.Perseroan membukukan laba bersih yang dinormalisasi (normalized PAT) sebesar Rp 65 miliar, naik sekitar 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 52,4 miliar.Selain pertumbuhan laba, pendapatan perseroan juga meningkat 26 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp 314,4 miliar, dengan EBITDA yang dinormalisasi mencapai Rp 144 miliar dan normalized EBITDA margin 46 persen.Baca juga: Lippo Karawaci Kantongi Pendapatan Rp 6,51 Triliun, Laba Bersih Tembus Rp 368 Miliar Direktur PT Remala Abadi Tbk. Adrian Renaldy mengatakan, pertumbuhan positif ini tak lepas dari strategi ekspansi penggelaran jaringan fiber to the home (FTTH) dengan merek Nethome yang dijalankan sejak awal tahun.“Ekspansi FTTH yang dicanangkan manajemen dengan brand Nethome di awal tahun terbukti efektif dan sudah menunjukkan hasil yang positif. Hal ini dibuktikan dengan homepass yang dibangun Remala sudah menjadi homeconnect paid. Meningkatnya homeconnect paid ini tercermin di laporan keuangan perseroan Q3 2025,” ujar Adrian.Menurut Adrian, tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan fixed broadband menjadi peluang besar bagi pertumbuhan Remala di masa depan.Hingga akhir 2025, perseroan akan terus memperluas jaringan FTTH di berbagai wilayah di Jawa dan Bali, antara lain dengan menjalin kemitraan daerah serta mengakuisisi jalur backbone untuk memperkuat infrastruktur jaringan.“Meski agresif, Remala tetap menjalankan asas kehati-hatian dalam penggelaran FTTH maupun akuisisi backbone. Akuisisi ini dilakukan untuk mendukung rencana besar perseroan dalam memperluas jaringan di berbagai daerah,” jelas Adrian.Selain fokus pada pasar ritel melalui Nethome, Remala juga memperkuat segmen business-to-business (B2B), pemerintahan, dan wholesale, yang turut memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan.“Remala memiliki beragam segmen pasar dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing. Diversifikasi inilah yang membuat kinerja keuangan Remala tetap solid,” pungkas Adrian.Baca juga: Telkom Bukukan Laba Bersih Rp 15,78 Triliun di Kuartal III-2025
(prf/ega)
Laba Bersih DATA Naik 24 Persen pada Kuartal III 2025, Ditopang Ekspansi Jaringan FTTH
2026-01-12 04:21:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:57
| 2026-01-12 03:54
| 2026-01-12 03:26
| 2026-01-12 02:29










































