Kisah Korban Longsor Banjarnegara, Lari ke Hutan untuk Selamatkan Diri

2026-01-12 02:57:50
Kisah Korban Longsor Banjarnegara, Lari ke Hutan untuk Selamatkan Diri
SEMARANG, – Salah satu korban longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Wastinah, menceritakan kronologi yang ia alami saat menyelamatkan diri dari longsor yang terjadi pada Minggu .Ia berlari ke hutan sebelum akhirnya mendapat pertolongan petugas.“Saya sempat berlindung di kuburan, terus lari ke hutan. Saya bersama rombongan. Habis itu kami dijemput petugas dibawa ke puskesmas dan ke pengungsian,” tutur Wastinah, Senin sore.Baca juga: Gubernur Jateng Tinjau Longsor Banjarnegara, Pastikan Hunian Sementara Siap Tiga HariWastinah dan warga terdampak lainnya mengatakan telah mendapat bantuan darurat seperti alas tidur, pakaian layak pakai, selimut, makanan, dan minuman.Ia berharap pemerintah memberikan solusi agar warga dapat menempati tempat tinggal yang aman dari risiko bencana.“Alhamdulillah ada pertolongan cepat. Kami di sini dibantu makan tiga kali sehari, menunya sangat layak. Harapannya bisa punya rumah lagi, tapi bukan di situ,” ungkap Wastinah.Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menurunkan bantuan logistik dan makanan bagi ratusan korban beberapa jam setelah kejadian.Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan bantuan dari provinsi dikirim sejak hari pertama peristiwa terjadi. Selain itu, tim gabungan lintas sektor juga melakukan evakuasi warga.Hal itu disampaikan Luthfi seusai menemui warga yang mengungsi di Kantor Kecamatan Pandanarum, Senin .“Tim gabungan saat ini fokus pada pencarian warga yang menyelamatkan diri masuk ke hutan. Penanganan sudah dilakukan secara terpadu sejak informasi bencana diterima,” kata Luthfi.Baca juga: Kerugian Longsor Banjarnegara Capai Rp 3,68 Miliar, Gubernur Janji Bantu PemulihanIa menambahkan, bantuan bagi warga terdampak sudah disiapkan mulai dari logistik, pangan, peralatan tidur hingga obat-obatan. Petugas juga mendirikan posko pengungsian dan dapur umum.Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Provinsi Jawa Tengah, Didik Prawata, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim serta bantuan logistik ke Banjarnegara.“Hari ini kami membantu beras 2 ton, dan juga untuk barang-barang logistik sekitar senilai Rp 239.000.000,” ujar Didik.Dinsos Jateng mendirikan dapur umum di area Kantor Kecamatan Pandanarum. Hingga Senin, sudah dibagikan 1.000 paket nasi bungkus pada pagi hari dan 1.200 paket pada siang hari.“Kami pastikan kebutuhan logistik dan makanan bagi korban aman. Untuk sore masih kami koordinasikan dengan BPBD, terkait jumlah yang dibutuhkan,” lanjutnya.Baca juga: Bantuan Sembako, Kasur Lipat, dan Ambulans Tegal Tiba di Lokasi Longsor Cilacap dan BanjarnegaraLogistik dan makanan dibagi ke empat titik pengungsian. Upaya penanganan ini akan terus dilakukan bersama Pemkab Banjarnegara dan pemerintah pusat hingga kondisi membaik.


(prf/ega)