Polisi Periksa Dosen UIM yang Ludahi Kasir Swalayan di Makassar Pekan Depan

2026-01-16 20:14:52
Polisi Periksa Dosen UIM yang Ludahi Kasir Swalayan di Makassar Pekan Depan
Polisi segera memeriksa dosen Universitas Islam Makassar (UIM), Amal Said, yang meludahi kasir swalayan di Makassar berinisial NI (21) gegara kesal ditegur menyerobot antrean. Amal akan diperiksa polisi usai menjalani sidang komisi disiplin (komdis) di kampusnya.Dilansir detikSulsel, Kapolsek Tamalanrea Kompol Muhammad Yusuf mengatakan agenda pemeriksaan terhadap Amal Said dilakukan pada Selasa (30/12). Polisi sudah mengirimkan surat pemanggilan kepada terlapor."Hari Selasa (Amal Said diperiksa di Mapolsek Tamalanrea)," kata Yusuf kepada detikSulsel, Minggu (28/12/2025).Yusuf mengatakan Amal Said akan menjalani pemeriksaan internal di kampusnya pada Senin (29/12) besok. Yusuf enggan berspekulasi lebih jauh soal potensi kasus ini dimediasi. Dia menegaskan penyidik masih akan memeriksa sejumlah saksi."Jelasnya proses masih lidik tubruk pemeriksaan saksi-saksi," ucapnya.Seperti diketahui, aksi Amal Said meludahi kasir terjadi di sebuah swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Kecamatan Tamalanrea, Rabu (24/12) sekitar pukul 11.30 Wita. Pihak UIM menyebut Amal Said merupakan dosen berstatus ASN yang diperbantukan di kampus swasta.Simak selengkapnya di sini.Lihat juga Video: Awal Mula Perkara Pria Pukul-Ludahi Wanita di Kendari[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-01-16 19:57