Maudy Koesnaedi Ungkap Tantangan Perankan Tokoh Pahlawan di Monoplay Melati Pertiwi

2026-01-12 07:31:37
Maudy Koesnaedi Ungkap Tantangan Perankan Tokoh Pahlawan di Monoplay Melati Pertiwi
JAKARTA, - Para aktris yang terlibat dalam pementasan Monoplay Melati Pertiwi mengungkap sejumlah tantangan yang mereka hadapi dalam memerankan tokoh pahlawan perempuan Indonesia.Aktris Maudy Koesnaedi, yang memerankan Nyi Ageng Serang, menyoroti pentingnya riset mendalam untuk menghidupkan karakter tokoh pahlawan asli."Memerankan tokoh Nyi Ageng Serang membuka mata saya. Banyak sekali hal-hal yang kita belum tahu banyak, seperti asal-usul beliau yang ternyata dari Jawa Tengah, bukan Banten," kata Maudy dalam konferensi pers di Gedung Kesenian Jakarta, Senin .Baca juga: Tampil di Wayang Orang Gatotkaca, Ksatria dari Pringgondani, Ira Wibowo dan Maudy Koesnaedi Curi PerhatianSelain riset karakter, para aktris juga dihadapkan pada tantangan teknis yang sangat berbeda dengan berakting di depan kamera.Hana Malasan, pemeran Ratu Kalinyamat, menjelaskan bahwa panggung teater tidak memberikan kesempatan untuk mengulang adegan."Sangat berbeda sekali dengan film karena di film itu ada yang namanya retake. Kalau salah, kita bisa mengulang lagi. Di sini tidak ada kesempatan itu sama sekali, sehingga itu yang menjadi challenge," ujar Hana.Tantangan ini diperkuat dengan format monolog yang dipilih oleh sutradara Wawan Sofwan, di mana setiap aktris harus menyampaikan narasi seorang diri.Baca juga: Bolak-balik Jakarta-Bali Urus Pementasan Teater, Maudy Koesnaedi: Lumayan agak EffortGlory Hillary, yang berperan sebagai Christina Martha Tiahahu, mengakui kesulitan dalam membangun cerita tanpa lawan main."Jujur ini susah banget untuk menghafal. Karena ini lebih ke bagaimana kita benar-benar mendalami terus bisa menyampaikannya secara langsung, sedangkan kalau di film kita bisa berdialog dengan orang lain," ungkap Glory.Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, Maudy Koesnaedi menyebut proses ini sebagai sesuatu yang ia rindukan dari seni pertunjukan."Tapi justru itu yang dikangenin, itu yang dinikmatin. Panggung itu, orang-orang bilang, punya magic-nya sendiri," kata Maudy.Pementasan Monoplay Melati Pertiwi akan digelar satu hari pada tanggal 25 November 2025 di Gedung Kesenian Jakarta.Tiket untuk pertunjukan ini sudah dapat dibeli secara daring melalui platform loket.com.


(prf/ega)