Ketua PKS Bangka Belitung Rio Setiady Meninggal Dunia dalam Usia 43 Tahun

2026-01-16 03:18:51
Ketua PKS Bangka Belitung Rio Setiady Meninggal Dunia dalam Usia 43 Tahun
PANGKALPINANG, - Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepulauan Bangka Belitung, Rio Setiady, meninggal dunia dalam usia 43 tahun dan dimakamkan di Pemakaman Bukit Lama, Pangkalpinang, Rabu .Sekretaris Komunikasi PKS Bangka Belitung, Rahmat Zulkarnain, mengatakan bahwa Rio meninggal pada Selasa sekitar pukul 23.47 WIB di Rumah Sakit Bakti Timah."Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Rio Setiady bin Hizian Makmur dalam usia 43 tahun," kata Rahmat kepada awak media, Rabu.Rio Setiady merupakan anggota DPRD Pangkalpinang periode 2019-2024.Baca juga: Jadi Lokasi Pembangunan PLTN, Bangka Belitung Diklaim Aman GempaIa menjabat sebagai Ketua DPW PKS Bangka Belitung sejak 24 Agustus 2025, menggantikan Aksan Visyawan.Anggota DPRD Bangka Belitung sekaligus mewakili pihak keluarga, Dody Kusdian, menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan maupun kekhilafan yang pernah dilakukan almarhum."Kami mengucapkan permohonan maaf dan juga terima kasih pada Bapak/Ibu semua," ujar Dody.Semasa hidupnya, Rio dikenal dekat dengan masyarakat dan ramah pada semua orang.Baca juga: Keponakan Prabowo Akan Bangun Pusat Riset Timah Nasional di Bangka Belitung"Jarang sekali melihat beliau marah sama orang," ucap Dody.Sebelum dimakamkan, almarhum dishalatkan di Masjid Al Falah Bukit Lama.Para pelayat tampak mengiringi sejak dari rumah duka.Turut hadir langsung menyampaikan belasungkawa Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayu Trisna.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-01-16 02:10