Hujan Deras Akibatkan Longsor di Kawasan Puncak Tosari Pasuruan

2026-01-12 04:49:57
Hujan Deras Akibatkan Longsor di Kawasan Puncak Tosari Pasuruan
PASURUAN, - Hujan deras selama beberapa hari di kawasan puncak Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, berakibat longsor.Material tanah menutup akses jalan antar desa di wilayah tersebut. Dengan menggunakan alat seadanya, warga secara bertahap meminggirkan material yang menutup jalan.Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menyebut bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan perangkat Desa Blarang dan Desa Kayukebek, Kecamatan Tosari terkait evakuasi material tanah."Setelah terjadi longsor pada Sabtu, (27 Desember 2025), akses jalan sudah mulai normal, pengendara motor sudah bisa melintas," kata Sugeng, Senin .Baca juga: Angka Perceraian di Pasuruan Naik Capai 2.270 Kasus, Mayoritas Istri Gugat Cerai SuamiSugeng menjelaskan, longsor yang terjadi merupakan tebing yang berada di samping jalan perbatasan antara dua desa, Desa Blarang dan Kayukebek. Material mendadak longsor setelah beberapa hari hujan deras."Lumayan lebar dan panjang yang longsor, namun sudah berhasil dipinggirkan oleh warga dan perangkat desa dua desa setempat," ujarnya.Dia mengatakan, potensi bencana tanah longsor memang kerap terjadi di dua wilayah, yakni Kecamatan Tosari dan Tutur.Pasalnya, menurut dia, dua kecamatan tersebut berada di wilayah pegunungan dan intensitas curah hujan juga tinggi.Sugeng menyebut, kejadian longsor yang menimbulkan korban jiwa yakni di Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur pada 5 Desember 2025. Sueb, seorang peternak meninggal setelah tertimbun material longsor saat menyelamatkan sapi di kandang belakang rumahnya."Untuk itu, kami tetap mengimbau warga tetap waspada terhadap bahaya longsor saat hujan deras. Khususnya di kawasan Tutur dan Tosari," kata Sugeng.Baca juga: Pemkot Pasuruan Tetapkan Siaga Bencana 150 Hari, Catat 193 Kejadian Sepanjang 2025


(prf/ega)