JOMBANG, - Puluhan buruh menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa .Massa buruh yang datang dengan mengendarai sepeda motor tersebut menuntut kenaikan UMK Kabupaten Jombang sebesar 8-10 persenSelain itu mereka juga menyuarakan tuntutan pembatalan PHK massal yang dilakukan salah satu perusahaan kayu lapis di wilayah Diwek, Kabupaten Jombang.“Ada dua tuntutan yang kita suarakan pada aksi kali ini,” ujar Koordinator Aksi, Hadi Purnomo, saat ditemui di sela-sela aksi demonstrasi.Ia mengatakan, aksi dilatarbelakangi rendahnya kenaikan UMK pada 2026 yang diperkirakan hanya sebesar 3,6 persen.Baca juga: Soal Kabar PHK Massal Pabrik Ban Michelin, Wamenaker: Kami Cek Dulu...Menurut Hadi, kenaikan tersebut tidak realistis mengingat pada tahun depan, harga-harga bahan pokok maupun kebutuhan rumah tangga diperkirakan bakal mengalami kenaikan.Dijelaskan Hadi, massa buruh juga meminta Pemerintah Kabupaten Jombang agar mengambil tegas atas PHK massal yang dilakukan salah satu perusahaan di Kabupaten Jombang.Ia menyebutkan, salah satu perusahaan kayu lapis di wilayah Diwek, Kabupaten Jombang, beberapa waktu lalu merumahkan sebanyak 105 orang.“Tuntutan kami yang kedua terkait PHK sepihak yang dilakukan oleh PT SGS. Kemarin (yang di PHK) sebanyak 105 orang,” ungkap Hadi.Menurut Hadi, PHK terhadap 105 buruh yang dilakukan perusahaan merupakan langkah tidak etis, tidak prosedural, dan tidak berdasar.Baca juga: Shell Indonesia Bantah Isu PHK Massal, Sebut Hanya Perpindahan PegawaiProses yang tidak prosedural, ungkap dia, terjadi karena para buruh yang di-PHK, tiba-tiba dipanggil pihak manajemen, lalu diberitahu tentang pemberhentian kerja.“Perusahaan beralasan sedang merugi, makanya dilakukan PHK kepada banyak orang,” ujar Hadi.“Tetapi menurut kami, itu alasan yang tidak etis dan tidak logis. Seharusnya perusahaan itu memberitahukan dulu, mengklarifikasi dan tidak asal melakukan PHK,” ungkap Hadi.Aksi massa buruh berlangsung di depan pintu gerbang Kantor DPRD Kabupaten Jombang. Namun, hingga aksi berakhir, tidak ada satu pun anggota dewan yang menemui demonstran.Setelah puas melakukan orasi, belasan orang perwakilan dari massa buruh, melakukan pertemuan di Kantor DPRD Jombang, meski saat itu tidak anggota DPRD Jombang.Perwakilan massa buruh menggelar pertemuan dengan perwakilan Sekwan DPRD Jombang. Pertemuan itu diikuti Kepala Polres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Jombang, Isawan.
(prf/ega)
Buruh Jombang Turun ke Jalan, Tuntut Kenaikan UMK dan Pembatalan PHK Massal
2026-01-12 19:19:29
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 20:00
| 2026-01-12 19:03
| 2026-01-12 18:53
| 2026-01-12 17:42
| 2026-01-12 17:38










































