JAKARTA, - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga melakukan optimalisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke seluruh SPBU di wilayah Bengkulu guna memenuhi kebutuhan masyarakat.Hal ini menyusul terganggunya pasokan BBM di wilayah Bengkulu yang menyebabkan antrean panjang di berbagai SPBU Pertamina selama beberapa hari belakangan.Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel pun telah melakukan build up atau menambah stok BBM sebanyak 2.000 kiloliter (KL) Pertalite dan 1.000 KL Pertamax.Kapal tanker pembawa BBM pun telah tiba di Pelabuhan Pulau Baai.Baca juga: Bos Pertamina Sebut BBM Bobibos Bukan Pesaing, Tetapi Peluang KolaborasiArea Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan bahwa BBM tersebut akan disalurkan melalui Fuel Terminal (FT) Pulau Baai untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat Bengkulu dan sekitarnya."Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi BBM tetap aman dan terkendali," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa .Menurutnya, Pertamina terus memantau kondisi lapangan dan memastikan suplai BBM berjalan dengan lancar.Dalam menjaga kelancaran distribusi, selain berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan institusi terkait, perusahaan juga menambah petugas pengatur antrean (marshall) guna memastikan ketertiban dan kenyamanan masyarakat saat melakukan pengisian BBM.Pertamina sudah pula menginstruksikan seluruh SPBU di wilayah Bengkulu untuk tetap melayani masyarakat selama stok BBM masih tersedia, serta memastikan pelayanan dilakukan dengan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku."Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya, serta memastikan pembelian dilakukan di lembaga penyalur resmi Pertamina. Langkah ini penting untuk menjaga penyaluran BBM berkualitas yang tepat sasaran dan berkeadilan," jelas Rusminto.Baca juga: Bos Pertamina Targetkan Penggabungan PPN, PIS, dan KPI 1 Januari 2026
(prf/ega)
Warga Bengkulu Antre BBM, Pertamina Tambah Pasokan Pertalite dan Pertamax
2026-01-12 06:28:03
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:19
| 2026-01-12 06:58
| 2026-01-12 06:56
| 2026-01-12 05:39
| 2026-01-12 05:29










































